Pena Nusantara |Ketapang Kalbar - Polda Kalbar - Sebagai langkah proaktif menghadapi musim kemarau dan mengantisipasi terjadinya situasi kabut asap, Polsek Nanga Tayap bersama Polsek Tumbang Titi menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Kegiatan yang dipusatkan di wilayah Desa Tanjung Beulang Kecamatan Tumbang Titi Kabupaten Ketapang ini menggandeng pihak swasta, yakni PT. Lestari Abadi Perkasa (LAP), untuk melaksanakan simulasi pemadaman titik api secara terpadu, Selasa (14/04/26) Pukul 09.00 Wib.
Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR., melalui Kasi Humas IPTU Niptah Alimudin menerangkan bahwa kolaborasi antara Polsek Nanga Tayap, Polsek Tumbang Titi dan pihak perusahaan sangat krusial dalam mengantisipasi serta menangani karhutla. Menurutnya, pencegahan karhutla tidak bisa dilakukan sendirian oleh Polri, melainkan harus bersama sama dengan instansi terkait, pihak perusahaan serta tentunya masyarakat sekitar.
" Kami mengedukasi masyarakat bahwa membuka hutan dan lahan dengan cara membakar tentunya tidak tepat dikarenakan hal tersebut bukan hanya merusak lingkungan namun menimbulkan efek lainnya yaitu kabut asap yang mengganggu aktifitas warga serta berdampak buruk bagi kesehatan. Melalui simulasi bersama PT. LAP, kami ingin memastikan semua pihak siap siaga jika sewaktu-waktu muncul titik panas (hotspot), di wilayah kecamatan Nanga Tayap dan Kecamatan Tumbang Titi " ujar IPTU Niptah, Rabu (15/04/26) Pukul 08.00 Wib.
Dalam kegiatan tersebut, tim gabungan damkar dari Polsek Nanga Tayap, Polsek Tumbang Titi serta dari PT. Lestari Abadi Perkasa melaksanakan simulasi pemadaman dengan menggunakan peralatan pemadam kebakaran yang lengkap. Simulasi dilakukan dengan memperagakan teknik pemadaman darat, mulai dari penggunaan pompa portable, pemasangan selang yang efektif, hingga koordinasi komunikasi saat api mulai menjalar. Beberapa poin utama dalam simulasi tersebut meliputi cara membaca koordinat titik api melalui pantauan satelit, kecepatan tim mencapai lokasi dengan medan yang sulit serta penggunaan metode fire line untuk memutus jalur api agar tidak meluas.
Ditambahkan IPTU Niptah, setelah pelaksanaan pelatihan bersama ini, direncanakan akan digelar kegiatan patroli gabungan di beberapa wilayah yang terdata menjadi area sering terdeteksi munculnya titik api. Tentunya melalui pelatihan dan upaya lainnya, Polsek Nanga Tayap dan Polsek Tumbang Titi selalu siap dalam mencegah timbulnya karhutla di wilayah masing masing.
Humas Polres Ketapang
Syaiful/Fety

0 Komentar