Header Ads Widget

Header Ads

Ticker

6/recent/ticker-posts

H-8 Lebaran 2026: Arus Penyeberangan Jawa-Sumatera Mengalami Penurunan Signifikan


Pena Nusantara
| MERAK
– Data terbaru dari Posko Angkutan Lebaran 2026 menunjukkan tren penurunan jumlah pengguna jasa penyeberangan pada periode H-8 Lebaran, baik dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni maupun sebaliknya.


Berdasarkan laporan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara pada periode 13 Maret 2026 tercatat sebanyak 50.362 orang.


Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 23,2% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu yang mencapai 65.554 orang.


Penurunan tidak hanya terjadi pada jumlah penumpang, tetapi juga pada volume kendaraan. Tercatat total seluruh kendaraan yang menyeberang ke Sumatera pada H-8 sebanyak 11.566 unit, turun 20,7% dari tahun lalu.

Rincian penurunan kendaraan di lintas Jawa-Sumatera meliputi:


• Roda Dua: 1.431 unit (turun 49,6%)

• Roda Empat: 6.380 unit (turun 9%)

• Bus: 503 unit (turun 32,9%)

• Truk: 3.252 unit (turun 18,3%)


Secara akumulatif sejak H-10 hingga H-8, jumlah penumpang dari Jawa ke Sumatera mencapai 126.276 orang, atau terkoreksi turun 18,6% dibandingkan realisasi tahun lalu.


Sementara itu, arus balik dari arah Sumatera (Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu) menuju Jawa juga menunjukkan tren yang serupa, meski penurunannya tidak sedalam dari arah Jawa.


Pada H-8, total penumpang dari Sumatera tercatat sebanyak 36.827 orang, turun tipis 3,3% dibanding tahun lalu. Menariknya, di saat kategori kendaraan lain mengalami penurunan, volume truk justru mengalami kenaikan sebesar 9,1% dengan total 3.394 unit yang menyeberang menuju Jawa.


Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyatakan bahwa operasional di kedua sisi pelabuhan tetap berjalan lancar dengan total 219 trip di lintas Merak dan 125 trip di lintas Bakauheni selama periode 24 jam tersebut.


Pihak ASDP terus mengimbau para pemudik untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan memastikan telah memiliki tiket setidaknya 24 jam sebelum jadwal keberangkatan guna menghindari antrean di pelabuhan. (Roy Shandy)

Posting Komentar

0 Komentar