Header Ads Widget

Header Ads

Ticker

6/recent/ticker-posts

Pencarian Hari Ketiga Lian Anton, Basarnas dan Potensi SAR Dibagi 4 SRU


Pena Nusantara
| Malang
– Upaya pencarian terhadap korban kecelakaan laut (laka laut) atas nama Lian Anton (27) terus dilakukan secara intensif. Memasuki hari ketiga pencarian, Selasa (03/02/2026)

Basarnas bersama gabungan potensi SAR kembali melanjutkan operasi pencarian di kawasan Pantai Balekambang, Kabupaten Malang, dengan membagi tim menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU).

Sebelum operasi dimulai, tim gabungan terlebih dahulu melaksanakan apel kesiapan dan evaluasi sebagai bentuk respons cepat atas insiden laka laut tersebut. Apel dipimpin langsung oleh Komandan Tim Basarnas, Aviv Hamdani, didampingi jajaran Basarnas Unit Malang Raya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur, antara lain Imam Nahrowi dari Basarnas Kornit Malang Raya, Danposal TNI AL Sendangbiru Kapt. Ali Sumanggar beserta jajaran, Satpolairud Polres Malang, TNI Marinir, Kapolsek Bantur AKP Totok Suprapto, SH beserta jajaran, serta unsur potensi SAR lainnya.

Turut bergabung Ketua LMDH Siono Karyo Utomo, perangkat Desa Srigonco, jajaran Perumda Jasa Yasa Unit Balekambang, PSR AL Sendangbiru, RAPI Kabupaten Malang, Perum Perhutani, Zaenul Afkar selaku pengelola Pantai 3 In One, serta relawan dari berbagai elemen.

Komandan Tim Basarnas Aviv Hamdani menyampaikan bahwa pada hari ketiga pencarian, tim dibagi menjadi empat SRU, terdiri dari dua SRU laut dan dua SRU darat, guna memaksimalkan upaya pencarian.

“Hari ketiga ini kami berharap korban Lian Anton segera ditemukan. Tim tetap semangat dan pantang menyerah meskipun kondisi angin di laut cukup kencang,” ujar Aviv.

Sementara itu, tokoh adat Malang Selatan sekaligus Ketua LMDH Wonoadi, Siono Karyo Utomo, menyampaikan optimismenya terhadap proses pencarian. Ia berharap korban segera ditemukan meski meyakini masih berada di sekitar dasar perairan.

Dukungan juga datang dari berbagai elemen, salah satunya RAPI Kabupaten Malang, yang berperan penting dalam membantu kelancaran komunikasi antar tim gabungan SAR di sepanjang area pencarian, mulai dari Pantai Balekambang hingga Pantai 3 In One dan sekitarnya.

Sebagaimana diketahui, Lian Anton, warga Dusun Krajan, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, dilaporkan hilang terseret ombak pada Minggu (01/02/2026) saat mencari ikan di palung laut Pantai Balekambang. Hingga hari ketiga pencarian, korban masih belum ditemukan.

Tim gabungan terus melakukan evaluasi strategi pencarian, dengan fokus penyisiran pada radius yang ditentukan dari titik awal kejadian (last known position), pemantauan pesisir saat cuaca memungkinkan, serta berkoordinasi dengan nelayan setempat untuk mempercepat informasi apabila ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Pimpinan Perumda Jasa Yasa Unit Balekambang, Wijang Erlangga, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang terlibat dalam operasi pencarian tersebut.

“Kami mengapresiasi kinerja Basarnas dan seluruh potensi SAR yang terus berupaya maksimal, baik melalui pencarian laut menggunakan perahu karet maupun penyisiran darat di sepanjang pantai Malang Selatan,” ujarnya.

Operasi pencarian akan terus dilanjutkan dengan mengedepankan keselamatan personel serta koordinasi lintas instansi demi menemukan korban secepat mungkin.

(dwi)

Posting Komentar

0 Komentar