Kampung Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi menjadi lokasi kegiatan gelar Panen Raya Jagung Serentak oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), sebagai wujud nyata komitmen dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Panen Raya Jagung secara serentak yang dilakukan oleh jajaran kepolisian pada hari Kamis, (8/1/2026) ada di 36 wilayah yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melalui zoom meeting yang diikuti Kapolda dan Kapolres dengan melibatkan Forkopimda setempat di lokasi panen jagung di wilayahnya masing-masing.
Di Kabupaten Kendal, Desa Jungsemi Kecamatan Kangkung dipilih untuk lokasi kegiatan Panen Raya Jagung Serentak yang dipimpin oleh Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar didampingi Dandim 0715/Kendal Letkol Inf Bagus Setyawan, Kadinas Pertanian dan Pangan Kab Kendal Pandu Rapriat Rogojati dan Jajaran Polres Kendal, Camat Kangkung serta Kepala Desa Jungsemi Dasuki.
Sementara ini produksi jagung yang dihasilkan oleh petani di Kendal disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Pandu, dikatakan dalam satu tahun dari lahan yang ada sekitar 3 ribu hektar per hektarnya rata-rata menghasilkan 7 - 8 ton pipil jagung kering.
"Untuk bulan ini sebetulnya di Kendal belum waktunya panen. Baru hanya spot-spot saja. Ada yang mulai musim tanam, ada yang dua bulan lagi baru panen," ujar Pandu.
Dijelaskan, dengan adanya kegiatan Panen Raya Jagung secara serentak dilakukan oleh Polri dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal menyediakan lahan jagung yang siap dipanen.
"Secara kebetulan ada di wilayah desa Jungsemi yang berada persis di depan lokasi wisata Pantai Indah Kemangi," pungkas Pandu.
Dalam panen raya jagung secara serentak, di Kabupaten Kendal, Kapolres Kendal menerangkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari peran aktif Polri dalam memperkuat sinergi lintas sektor guna menjaga ketersediaan pangan nasional juga dalam rangka mendukung program strategis pemerintah di bidang pertanian.
Sriyanto

0 Komentar