Header Ads Widget

Header Ads

Ticker

6/recent/ticker-posts

Kasdim 0822 Bondowoso Hadiri Upacara Peringatan Ke-78 Tragedi Gerbong Maut


Pena Nusantara
| Bondowoso
– Pemerintah Kabupaten Bondowoso menggelar Upacara Peringatan Ke-78 Tragedi Gerbong Maut, Senin (24/11/2025), di halaman Pemkab Bondowoso. Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Peringatan Tragedi Gerbong Maut sebagai Momentum Penguatan Wawasan Kebangsaan Masyarakat Bondowoso.”

Kegiatan yang diikuti sekitar 400 peserta ini menjadi refleksi bersama atas peristiwa kelam yang terjadi pada 23 November 1947, ketika ratusan pejuang dan rakyat Bondowoso digiring ke dalam gerbong tertutup tanpa air maupun udara, hingga banyak yang gugur sebagai syuhada bangsa.

Dalam upacara tersebut, Kasdim 0822 Bondowoso Mayor Inf Tanuri hadir mewakili Dandim 0822 Bondowoso, bersama unsur Forkopimda dan berbagai elemen masyarakat. Kehadiran jajaran TNI AD menjadi wujud penghormatan terhadap nilai perjuangan serta komitmen menjaga semangat kebangsaan di Bondowoso.

Upacara dipimpin oleh Bupati Bondowoso, K.H. Abdul Hamid Wahid, M.Ag., selaku Inspektur Upacara. Beliau menyampaikan amanat yang menggugah, mengingatkan pentingnya mengenang Tragedi Gerbong Maut sebagai pelajaran berharga tentang pengorbanan, keberanian, dan arti persatuan nasional.

“Peristiwa Gerbong Maut adalah tragedi kemanusiaan yang mengajarkan bahwa kemerdekaan yang kita nikmati hari ini lahir dari penderitaan dan keberanian yang luar biasa,” ungkap Bupati dalam amanatnya.
“Di tengah tantangan zaman, kita harus memperkuat wawasan kebangsaan, menjaga persatuan, meningkatkan literasi digital, dan meneladani perjuangan para pahlawan.”

Pembacaan sejarah singkat Tragedi Gerbong Maut, penghormatan kepada bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, UUD 1945, hingga doa bersama untuk para syuhada.

Kasdim 0822 Mayor Inf Tanuri menyampaikan bahwa kehadiran TNI dalam upacara ini merupakan bagian dari penghormatan terhadap para pejuang serta komitmen menjaga nilai-nilai nasionalisme.

“Tragedi Gerbong Maut adalah bagian dari identitas perjuangan masyarakat Bondowoso. Kami hadir untuk mengenang dan meneguhkan kembali semangat persatuan,” ujarnya.

(Pendim 0822/Yetno)

Posting Komentar

0 Komentar