Pena Nusantara | Pamekasan — Suasana hari Minggu pagi yang seharusnya menjadi waktu berbelanja santai justru berubah menjadi keluhan masyarakat akibat kemacetan parah di sekitar Pasar 17 Agustus, Kelurahan Bugih, Kecamatan Pamekasan, Senin (14/07/25).
Sejak pagi hari, arus lalu lintas di sekitar kawasan pasar tersendat. Kendaraan roda dua maupun roda empat tampak mengular tanpa arah yang jelas, mengganggu aktivitas warga dan pengguna jalan lainnya. Sejumlah pengunjung pasar bahkan mengeluhkan minimnya pengaturan lalu lintas dari petugas di lapangan.
“Setiap Minggu pasti macet, tapi hari ini luar biasa parah. Kami bingung kenapa tidak ada upaya pengaturan yang tegas dari petugas setempat,” ujar salah satu pengendara.
Pantauan di lokasi menunjukkan banyaknya kendaraan parkir sembarangan di badan jalan, serta pedagang yang meluber hingga ke ruas jalan utama. Kondisi ini diperparah dengan tidak terlihatnya petugas dari dinas perhubungan atau kepolisian yang biasanya berjaga untuk mengatur arus lalu lintas.
Masyarakat berharap Pemerintah Kecamatan Pamekasan dan Kelurahan Bugih segera mengambil langkah konkret untuk membenahi kondisi tersebut. Penataan ulang jalur kendaraan, penempatan petugas secara rutin, serta pengaturan zona parkir dan zona dagang menjadi harapan utama agar lalu lintas kembali lancar, khususnya pada hari pasar seperti hari Minggu.
“Pasar penting untuk ekonomi rakyat, tapi jangan sampai merugikan pengguna jalan lainnya. Pemerintah harus hadir di tengah masalah ini,” tambah warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak kelurahan maupun kecamatan terkait kemacetan yang terjadi.
(Mul)

0 Komentar