Header Ads Widget

Header Ads

Ticker

6/recent/ticker-posts

Pesan Dandim 0822 Bondowoso: Karyawan SPPG Siap Sukseskan Program Gizi Nasional


Pena
Nusantara | Bondowoso - Sebanyak 50 karyawan dari Satuan Program Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mengikuti kegiatan pengarahan yang dilaksanakan di Asrama Ex. Yonif 514 Kelurahan Badean Bondowoso pada hari Kamis, 3 Desember 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan para karyawan dalam menjalankan program pemenuhan gizi yang merupakan salah satu program unggulan dari Presiden RI, Bapak Jenderal Purn. Prabowo Subianto.

Program ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam mengatasi masalah gizi di Indonesia. Dalam pengarahan  Pj. Pasiter Kodim 0822, Kapten Arm Yonaidi Desianto, menyampaikan pentingnya program ini dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Program pemenuhan gizi gratis ini diberikan di sekolah-sekolah mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA, dengan tujuan agar anak-anak di seluruh Indonesia dapat tumbuh dengan gizi seimbang.

“Program pemenuhan gizi ini adalah bagian dari komitmen pemerintah untuk menciptakan Indonesia Emas 2045. Salah satu prioritas utama adalah memastikan anak-anak kita mendapatkan makanan sehat dan bergizi untuk mendukung tumbuh kembang mereka. Ini adalah investasi besar bagi masa depan bangsa,” ujar Kapten Arm Yonaidi Desianto.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Dandim 0822 Bondowoso Letkol Arh Achmad Yani, S.E., M.Han., yang dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya ketepatan waktu dalam mendistribusikan makanan bergizi kepada siswa di sekolah-sekolah. “Kami berharap semua karyawan dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Ketepatan waktu dalam distribusi sangat penting karena jam pulang sekolah setiap jenjang berbeda. Jangan sampai terlambat, karena program ini sangat vital untuk kesehatan dan keberhasilan pendidikan anak-anak kita,” tegas Letkol Achmad Yani.

Program ini juga mendapatkan perhatian khusus dari Kasatpel SPPG, Mila Afriana, S.Pd., yang menjelaskan bahwa pelaksanaan program ini sudah diatur dengan mekanisme yang jelas dan akan terus dipantau untuk memastikan keberhasilan dan dampaknya terhadap peserta didik. “Kami bertanggung jawab untuk memastikan gizi anak-anak kita terpenuhi, dan ini bukan hanya soal makanan, tetapi juga tentang bagaimana kita membangun masa depan yang lebih baik untuk mereka,” ungkap Mila Afriana.

Pelaksanaan program SPPG ini diharapkan dapat memberi dampak jangka panjang yang positif, tidak hanya untuk meningkatkan kesehatan siswa, tetapi juga untuk menciptakan generasi penerus bangsa yang lebih kuat dan siap berkompetisi di kancah global.

Program Pemenuhan Gizi ini merupakan salah satu upaya nyata pemerintah untuk menanggulangi masalah kekurangan gizi di Indonesia, sekaligus membentuk masyarakat yang lebih sehat dan produktif menuju cita-cita Indonesia Emas 2045. 

(Pendim0822/Rudi)

Posting Komentar

0 Komentar