Header Ads Widget

Header Ads

Ticker

6/recent/ticker-posts

Pemdes Gajahrejo Gelar Tradisi Larungan Sesaji di Pantai Bajulmati, Wujud Syukur atas Kelimpahan Alam


Pena Nusantara | Malang
– Pemerintah Desa (Pemdes) Gajahrejo kembali menggelar tradisi adat Larungan Sesaji di Pantai Bajulmati, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Minggu (29/3/2025).

 Kegiatan ini menjadi simbol kuat rasa syukur masyarakat atas kelimpahan hasil bumi sekaligus upaya pelestarian budaya leluhur.

Acara yang dimulai pukul 11.00 WIB tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri berbagai unsur, mulai dari Muspika Gedangan, Camat Gedangan, jajaran Koramil dan Polsek Gedangan, Ndalanal TNI AL Sendang Biru Ali Sumanggar, Polairud, RPH Malang Bambang, KRPH Bantur Sutarto, hingga tokoh adat Kanjeng Pangeran Aryo Adipati H. Sucipto Wironagoro, S.E., beserta Bunda Dewi. Turut hadir Kepala Desa Gajahrejo, perangkat desa, panitia, serta masyarakat yang antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Prosesi larungan diawali dari Balai Dusun Bajulmati dengan arak-arakan sesaji menuju pantai. Iring-iringan dipimpin langsung Kepala Desa Gajahrejo bersama Camat Gedangan dan diikuti warga sebagai bentuk kebersamaan dan kekompakan masyarakat.

Kepala Desa Gajahrejo, Siswoyo, menegaskan bahwa tradisi Larungan Sesaji merupakan warisan budaya yang sarat makna spiritual.
“Larungan Sesaji adalah wujud rasa syukur masyarakat atas berkah alam yang diberikan Tuhan. Tradisi ini harus terus dijaga agar tetap hidup di tengah generasi mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Kanjeng Pangeran Aryo Adipati H. Sucipto Wironagoro menyampaikan bahwa prosesi larungan juga diiringi dengan penyembelihan hewan ternak berupa kerbau sebagai simbol pengorbanan dan kebersamaan.
“Bagian kepala kerbau dilarung ke laut, sementara dagingnya dimasak dan dinikmati bersama warga. Ini menjadi wujud rasa syukur sekaligus mempererat tali persaudaraan,” ungkapnya.

Camat Gedangan, Yateno, S.H., M.Si., turut mengapresiasi pelaksanaan tradisi tersebut. Menurutnya, Larungan Sesaji bukan sekadar seremoni, melainkan bagian penting dari identitas budaya masyarakat yang harus terus dilestarikan.
“Semangat gotong royong dan pelestarian budaya seperti ini menjadi kekuatan sosial yang patut dijaga,” katanya.

Puncak acara ditandai dengan prosesi pelarungan sesaji ke laut yang disertai doa bersama sebagai simbol penghormatan kepada alam. Setelah itu, masyarakat menikmati kebersamaan di kawasan pantai dalam suasana penuh keakraban.

Sebagai wilayah yang kaya akan tradisi, Desa Gajahrejo terus berkomitmen menjaga warisan budaya lokal. Keindahan alam Pantai Bajulmati menjadi latar yang memperkuat nilai sakral sekaligus daya tarik kegiatan ini.

Masyarakat berharap tradisi Larungan Sesaji dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, tidak hanya sebagai ungkapan syukur, tetapi juga sebagai potensi penguatan pariwisata budaya di Kabupaten Malang.

(Dwi)

Posting Komentar

0 Komentar