Pena Nusantara | Malang – Tim gabungan melaksanakan persiapan apel pencarian hari kedua terhadap nelayan bernama Yulian Anton (27) yang dilaporkan terseret ombak di perairan Pantai Balekambang, Kabupaten Malang. Apel persiapan digelar di depan Kantor Perumda Jasa Yasa Pantai Balekambang, Senin pagi (2/2/2026).
Korban diketahui merupakan warga Dusun Krajan RT 05 RW 01, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Hingga memasuki hari kedua pencarian, korban masih belum ditemukan.
Apel pagi hari kedua ini diikuti oleh tim gabungan yang terdiri dari TNI AL, Basarnas, Tim SAR, Polsek Bantur, Koramil Bantur, Satpolairud, Linmas, Perumda Jasa Yasa, relawan, serta unsur terkait lainnya. Usai apel, tim langsung melakukan koordinasi dan pembagian sektor pencarian baik di darat maupun di perairan.
Kapolsek Bantur, AKP Totok Suprapto, menyampaikan bahwa seluruh unsur yang terlibat akan memaksimalkan upaya pencarian dengan mengutamakan keselamatan personel. “Kami terus berupaya secara maksimal, berkoordinasi dengan seluruh tim gabungan, dengan harapan korban dapat segera ditemukan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat dan nelayan sekitar untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca dan gelombang laut yang cukup tinggi di wilayah Pantai Balekambang.
Sementara itu, pihak keluarga korban sangat berharap Yulian Anton dapat segera ditemukan. Doa dan dukungan terus mengalir dari keluarga serta warga sekitar yang turut memantau proses pencarian di lokasi.
Pencarian akan terus dilanjutkan dengan menyesuaikan kondisi cuaca dan situasi di lapangan.
(dwi)

0 Komentar