Header Ads Widget

Header Ads

Ticker

6/recent/ticker-posts

SPPG Dapur MBG Gunung Anyar Tegaskan Tidak Ada Bau dan Limbah, Video yang Beredar Disebut Video Lama


Pena Nusantara
| Bondowoso
– Menanggapi keluhan oknum warga terkait dugaan bau tidak sedap dan limbah yang berasal dari SPPG Dapur MBG Gunung Anyar, Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso, pihak pengelola dapur memberikan klarifikasi pada Senin, 26 Januari 2026.

Hendrik Purwanto, tenaga keamanan dapur yang juga ditugaskan mengawasi kebersihan lingkungan sekitar serta saluran pembuangan air, menjelaskan bahwa video yang beredar di media sosial merupakan video lama yang direkam beberapa bulan lalu saat dilakukan perbaikan saluran pembuangan.

“Video itu video lama, waktu perbaikan saluran dan selang sedot sempat buntu karena bagian depan terikat tali. Akibat tekanan mesin sedot, saluran akhirnya lepas,” jelas Hendrik kepada Media Cakrawala.
Ia menambahkan, saat ini pihak dapur telah melakukan pembenahan dengan menambah dua unit septic tank baru, sehingga total terdapat tiga septic tank yang digunakan untuk menampung seluruh limbah dapur.

Untuk limbah dapur MBG, kami pastikan semuanya tertampung di tiga septic tank yang ada,tidak ada limbah yang dibuang sembarangan,” tegasnya.
Terkait sampah yang berada di sekitar lokasi, Hendrik memastikan bahwa sampah tersebut bukan berasal dari aktivitas dapur MBG.

“Kalau dilihat sendiri di lokasi, banyak ditemukan sampah pampers. Itu jelas bukan sampah dapur,karena sampah dapur kami kirim ke TPA dan pengambilannya langsung ke dapur,” tambahnya.

Hal senada disampaikan anggota Koramil 0822/11 Tapen, Serda Rosidi, selaku Babinsa pendamping SPPG Dapur MBG Gunung Anyar, Ia menegaskan bahwa tidak ada bau maupun limbah yang bersumber dari dapur MBG.

“Video yang beredar itu video tiga bulan lalu,kalau memang ada bau atau limbah dari dapur, saya orang pertama yang akan komplain, karena saya juga warga sekitar dapur,” ujar Rosidi.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mengecek langsung ke lokasi apabila masih ada keraguan terkait asal sampah tersebut.

“Kalau soal sampah, ayo kita cek bersama apakah itu sampah dapur atau bukan,karena setelah dilakukan pengcekan, sampah itu berasal dari warga, karena berupa pampers. Saya tahu sendiri sampah dapur MBG dibuang ke TPA,” katanya.

Berdasarkan pantauan Media Cakrawala di lokasi, terlihat saluran pembuangan pipa yang berasal dari kamar mandi karyawan, sementara limbah dapur langsung dialirkan ke septic tank penampungan,disekitar lokasi juga tampak sampah pampers yang bukan merupakan sampah dari aktivitas SPPG Dapur MBG Gunung Anyar.

Dengan klarifikasi ini, pihak pengelola berharap masyarakat tidak terpengaruh oleh informasi lama yang kembali beredar dan dapat memahami kondisi sebenarnya di lapangan.

(Tim/Red)

Posting Komentar

0 Komentar