Header Ads Widget

Header Ads

Ticker

6/recent/ticker-posts

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni Terpantau Rendah, Ini Penyebabnya


Pena Nusantara
| LAMPUNG SELATAN – Puncak arus balik libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Pelabuhan Bakauheni terpantau relatif rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat tidak ada lonjakan penumpang yang ekstrem selama periode ini, meskipun beberapa kategori kendaraan mengalami kenaikan moderat.

Data dari ASDP Pusat menunjukkan bahwa kenaikan tertinggi terjadi pada sektor kendaraan roda dua (sepeda motor) yang meningkat sebesar 30% dibandingkan tahun lalu. Sementara itu, kendaraan roda empat pribadi hanya mengalami kenaikan sekitar 12,2%. Secara keseluruhan, total penumpang nasional tercatat naik tipis sebesar 17,5%.

Menurut pihak manajemen, rendahnya minat masyarakat untuk bepergian pada libur Nataru kali ini disebabkan oleh beberapa faktor, mulai dari faktor cuaca hingga pertimbangan finansial menjelang bulan Ramadan.

Direktur Keuangan ASDP Indonesia Ferry, Bunga Herlina, menjelaskan bahwa kedekatan waktu antara libur Nataru dengan momen Lebaran menjadi alasan utama warga menahan diri.
Selain itu, kondisi cuaca ekstrem yang terjadi di beberapa titik sempat menjadi kekhawatiran masyarakat untuk melakukan perjalanan jauh via laut.

Meskipun operasional di pelabuhan terpantau lancar dan terkendali, masih terdapat catatan dari sisi pengguna jasa. Beberapa penumpang mengaku tidak mendapatkan diskon tarif kapal sebesar 10% yang sebelumnya sempat dijanjikan oleh pihak ASDP untuk periode tertentu.

Jimi, salah seorang penumpang asal Tapanuli yang hendak menuju Bogor, menyatakan bahwa ia tidak merasakan adanya potongan harga saat membeli tiket, menurutnya kalau diskon tadi nggak ada sih saya lihat di promo-promonya saja. Dirinya beserta keluarga pilih berangkat hari ini karena besok sudah jadwal masuk kerja dan supaya sampai di rumah tidak terlalu malam .

Berbanding terbalik dengan penumpang pribadi, kendaraan truk angkutan barang justru mengalami penurunan sekitar 5%. Hal ini merupakan dampak dari kebijakan pembatasan operasional truk untuk memprioritaskan kelancaran kendaraan penumpang selama masa libur nasional.

General Manager ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, menegaskan bahwa pihaknya kini langsung mengalihkan fokus pada persiapan angkutan Lebaran yang diperkirakan akan mengalami lonjakan berlipat ganda.
Partogi mengatakan setiap hari adalah pelayanan seperti Lebaran dan Nataru. Untuk penguatan nanti, kami pastikan seluruh armada memenuhi syarat regulator, melakukan ramp check, serta menyiapkan skema penambahan trip dan pelabuhan alternatif seperti BBJ dan Muara Pilu untuk menambah kapasitas produksi .

Saat ini, ASDP terus berkoordinasi dengan Korlantas Polri dan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan infrastruktur pelabuhan siap menghadapi gelombang mudik Lebaran 2026 yang diprediksi akan jauh lebih padat. ( Roy Shandy )

Posting Komentar

0 Komentar