Pena Nusantara | Malang – Polres Malang menginisiasi kegiatan Optimalisasi Peran OSIS dalam Harkamtibmas Menuju Indonesia Emas 2045 yang digelar di Pendopo Kabupaten Malang, Kamis (29/1/2026).
Kegiatan tersebut diikuti ratusan Ketua OSIS dan OSIM dari SMA, SMK, serta MA se-Kabupaten Malang. Program ini menjadi langkah strategis Polres Malang dalam membangun kemitraan dengan pelajar sebagai generasi muda yang dinilai memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sejak dini.
Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi, mengatakan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kondisi demografis Kabupaten Malang yang didominasi usia produktif, termasuk kalangan pelajar.
Menurutnya, kelompok usia tersebut merupakan potensi besar pembangunan, namun juga rentan terlibat dalam berbagai persoalan sosial.
“Data menunjukkan cukup banyak remaja usia produktif yang terlibat dalam tindak pidana, mulai dari penyalahgunaan narkoba, bullying, hingga kekerasan. Bahkan, aksi kerusuhan di sejumlah kota pada 2025 lalu juga banyak melibatkan pelajar. Ini menjadi kekhawatiran kita bersama,” ujar AKBP Taat.
Ia menambahkan, para Ketua OSIS diharapkan mampu menjadi agen perubahan sekaligus penggerak budaya positif di lingkungan sekolah masing-masing.
“Saya mengajak seluruh Ketua OSIS SMA sederajat se-Kabupaten Malang untuk menjadi agen perubahan dan menyalurkan semangat positif di sekolahnya. Setelah kegiatan ini, anak-anak akan menjadi mitra yang efektif bagi kepolisian dan pemerintah daerah,” tegasnya.
Sebagai bentuk penguatan sinergi, Kapolres Malang juga menginstruksikan jajaran kewilayahan untuk membangun komunikasi langsung dengan para Ketua OSIS. Seluruh Kapolsek dan Bhabinkamtibmas diarahkan untuk memiliki nomor kontak Ketua OSIS di wilayah masing-masing guna menciptakan komunikasi yang cepat dan efektif.
Melalui langkah tersebut, potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan pelajar diharapkan dapat dideteksi dan dicegah sejak dini.
AKBP Taat berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter, berdisiplin, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial.
“Dua puluh tahun lagi kita akan memasuki era Indonesia Emas.
Anak-anak inilah yang akan menjadi tulang punggungnya. Karena itu, situasi kamtibmas yang kondusif harus kita jaga bersama sejak sekarang,” pungkasnya.
(dwi/hms)

0 Komentar