Pena Nusantara | Pontianak Kalbar -- Kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) masa bakti 2025–2029 resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang digelar di Halaman Grand Mahkota Hotel Pontianak, Rabu (28/01/26).
Pelantikan dipimpin langsung Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman.Pelantikan tersebut dihadiri Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, jajaran Forkopimda, Ketua Harian KONI Kalbar M. Saupi, serta sejumlah tokoh olahraga dan pengurus cabang olahraga se-Kalimantan Barat.
Daud Yordan secara resmi dilantik sebagai Ketua Umum KONI Kalbar periode 2025–2029.Dalam sambutannya, Daud Yordan menegaskan bahwa KONI Kalbar merupakan organisasi milik bersama, bukan semata-mata tanggung jawab ketua umum. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersatu membangun olahraga Kalimantan Barat agar mampu bangkit dan berprestasi di tingkat nasional.“KONI Kalbar adalah rumah besar olahraga. Bukan hanya tanggung jawab ketua umum, tetapi tanggung jawab kita bersama. Saya mengajak seluruh pengurus, cabang olahraga, dan stakeholder untuk bersama-sama membangun prestasi olahraga Kalbar,” tegas Daud Yordan.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk mendorong peningkatan prestasi olahraga Kalbar ke level yang lebih tinggi, termasuk membuka peluang Kalimantan Barat menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032 sebagai bentuk keseriusan dan keberanian daerah dalam membangun olahraga prestasi.“Kita harus berani.
Open bidding tuan rumah PON 2032 adalah wujud komitmen agar prestasi olahraga Kalbar benar-benar bangkit dan diperhitungkan,” ujarnya.Sementara itu, Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman menilai pelantikan kepengurusan KONI Kalbar periode 2025–2029 sebagai momentum penting dalam pembinaan olahraga prestasi. Ia menyoroti capaian Kalbar yang cenderung menurun dalam beberapa edisi PON terakhir dan menekankan perlunya konsolidasi menyeluruh.“Ini agenda penting dalam pembinaan olahraga prestasi.
Kalbar memiliki potensi besar, tetapi prestasinya perlu kembali ditingkatkan. Kehadiran Daud Yordan sebagai juara dunia tinju menjadi energi positif bagi kebangkitan olahraga Kalbar,” ujar Marciano.Ia juga menyoroti lahirnya atlet-atlet berprestasi dunia dari Kalbar, seperti Veddriq Leonardo di cabang panjat tebing, sebagai bukti bahwa daerah ini memiliki potensi besar jika dikelola secara serius dan berkelanjutan.“
Kepada Ketua Umum KONI Kalbar yang baru, gunakan masa awal kepengurusan ini untuk evaluasi dan konsolidasi. Saya yakin dengan dukungan gubernur dan pemerintah daerah, Kalbar bisa bangkit dan kembali berprestasi,” tambahnya.
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan kepengurusan KONI Kalbar yang baru. Ia menyebut Daud Yordan bukan hanya figur atlet nasional berprestasi, tetapi juga sosok yang diyakini mampu membawa organisasi KONI Kalbar semakin solid dan berjaya.“
Pemprov Kalbar memandang KONI sebagai mitra strategis dalam membangun prestasi olahraga. Kami siap mendukung, termasuk dari sisi anggaran. Tahun 2026 akan menjadi bukti komitmen kami terhadap kemajuan olahraga Kalbar,” tegas Ria Norsan.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Kalbar berkomitmen meningkatkan dukungan terhadap pembinaan olahraga, sejalan dengan harapan masyarakat agar Kalimantan Barat mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional.Pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan olahraga Kalimantan Barat, dengan kepengurusan KONI yang solid, profesional, dan berorientasi pada peningkatan prestasi secara berkelanjutan.
Syaiful/Fety

0 Komentar