Header Ads Widget

Header Ads

Ticker

6/recent/ticker-posts

Kenyang Makan Bergizi Gratis, Siswi Bisa Nabung Perhari


Pena Nusantara
| Bondowoso
– Waktu istirahat siang di MTs Miftahul Ulum Sumbergading, Kecamatan Sumberwringin Kabupaten Bondowoso, suasana ramai dari biasanya. Di barisan panjang depan sekolah, para siswa menenteng wadah makanan.

Hari itu menunya tak seperti biasa sayur dan buah. Aroma gurihnya menyeruak, disambut tawa anak-anak yang sabar menunggu giliran.

Di antaranya siswi. Sambil tersenyum, ia bercerita sejak program Makan Bergizi Gratis (MBG) digulirkan pemerintah, hidupnya berubah cukup signifikan, terutama di kantongnya.

“Sekarang bisa nabung tiap hari. Dulu uang itu buat beli nasi di kantin. Karena sudah dapat makan dari sekolah, jadi disimpan buat tabungan,” kata para siswi, Kamis (08/01/26).

Program MBG sudah berjalan Setiap hari, pihak dapur Al-Hidayah Rejoagung menyediakan makanan dengan menu berganti-ganti, dari nasi lauk ayam, hingga buah-buahan, “Bikin semangat sekolah,” katanya.

Tak hanya siswa, orang tua siswi pun ikut merasakan manfaatnya. Ibu-ibu tak lagi perlu menyiapkan bekal atau memberi uang jajan berlebih.

“Ibu senang karena enggak perlu masak banyak. Uang saku bisa dikurangi, sebagian ditabung,” ujar wali murid terhadap MBG yang diterimanya selama ini.

Wali murid berharap, program MBG ini akan dijalankan terus, dan menunya tambah enak. Dia juga berterima kasih kepada pemerintah, atas program bagus ini.

“Terima kasih untuk Pemerintah, karena sudah menyediakan fasilitas makan bergizi gratis. Dengan makan bergizi gratis ini, para siswa jadi bisa menabung,” ucapnya.

Kepala MTS Miftahul Ulum Ghoniyullah, S.Ag  mengatakan, kehadiran MBG membuat siswa di sekolahnya merasa bersyukur. Sampai saat ini terdapat sekitar 48 anak di sekolah itu. Harapannya, program pemerintah tersebut bisa terus berjalan.

“MBG ini diharapkan bisa tetap berlangsung. Kami berharap jangka panjangnya, dapat membantu siswa dalam mencukupi gizinya. Dari karbohidrat, protein, vitamin, bahkan susunya juga,” ucapnya.

Lanjut Kepala Sekolah, sebelumnya meminta seluruh pihak terkait, dari orang tua siswa, guru, hingga penyedia makanan, terus membangun komunikasi terbuka agar program MBG berjalan sukses. Hal itu sebagaimana yang diinstruksikan Presiden untuk memberi perhatian dan pengawasan terhadap program MBG, "ungkapnya

(Rudi)

Posting Komentar

0 Komentar