Header Ads Widget

Header Ads

Ticker

6/recent/ticker-posts

Dandim 0822: Isra Mi’raj Momentum Perkuat Iman dan Kepedulian Sosial


Pena Nusantara
| Bondowoso
– Pemerintah Kabupaten Bondowoso menggelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H/2026 M di Pendopo Raden Bagus Asra, Kamis malam (15/1/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut mengangkat tema “Zakat sebagai Pilar Ekonomi Umat: Relevansi Pesan Isra Mi’raj di Era Modern” dan dihadiri sekitar 150 undangan dari unsur Forkopimda, tokoh agama, serta jajaran OPD. 

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Syafii, S.E., Dandim 0822 Bondowoso Letkol Inf Prawito, Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., Sekda Bondowoso Dr. Fathur Rozi, M.Fil.I., Wadanyon 514/SY Kostrad Mayor Inf Hakim Alif Fianto S.T., R., Han., S.H., M.H., Ketua BAZNAS Jawa Timur Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Ketua MUI Bondowoso KH. Asy’ari Fasha, Lc., serta tamu undangan lainnya.

Rangkaian kegiatan prosesi pelantikan pengganti antar waktu pimpinan BAZNAS Kabupaten Bondowoso oleh Wakil Bupati Bondowoso periode 2022–2027.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Syafii menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar seremonial keagamaan, tetapi momentum untuk merefleksikan nilai ketaatan dan kepedulian sosial. Menurutnya, zakat merupakan instrumen ibadah sosial strategis yang mampu memperkuat solidaritas, mengurangi kesenjangan, dan mendorong kemandirian ekonomi umat apabila dikelola secara profesional dan amanah.

Sementara itu, tausiyah Isra Mi’raj disampaikan oleh Ketua BAZNAS Jawa Timur Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si. Beliau menekankan bahwa Isra Mi’raj merupakan peristiwa pembentukan peradaban. Perintah salat yang diterima Rasulullah SAW menjadi fondasi disiplin, kejujuran, dan tanggung jawab sosial dalam kehidupan umat.

Lebih lanjut disampaikan, di era modern zakat memiliki peran vital sebagai pilar ekonomi umat. Jika dikelola secara transparan dan produktif, zakat mampu membiayai sektor pendidikan, kesehatan, pemberdayaan UMKM, serta menciptakan keadilan sosial yang berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat menjadi kunci utama implementasi nilai-nilai Isra Mi’raj dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

(Pendim 0822/Yetno)

Posting Komentar

0 Komentar