Pena Nusantara | Malang – Polres Malang menggelar apel kesiapan pengamanan pertandingan BRI Super League musim 2025/2026 antara Arema FC melawan Persik Kediri di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Minggu (11/1/2026). Apel pengamanan dipimpin langsung oleh Wakapolres Malang Kompol Bayu Marfiando.
Sebanyak 1.200 personel gabungan diterjunkan dalam pengamanan laga tersebut. Personel berasal dari Polres Malang, Polda Jawa Timur, Satbrimob Polda Jatim, TNI, Polres penyangga, serta unsur terkait lainnya.
Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengatakan, pengamanan dilakukan dengan pola berlapis dan terintegrasi, menyesuaikan karakter pertandingan dan potensi kerawanan.
“Sebanyak 1.200 personel gabungan kami libatkan, termasuk dari Brimob, Polda Jatim, dan Polres penyangga. Pengamanan dilaksanakan secara maksimal dengan pola berlapis,” ujar AKP Bambang, Minggu (11/1/2026).
Ia menjelaskan, pola pengamanan dibagi ke dalam empat ring. Ring pertama difokuskan di dalam stadion, ring kedua di area tribune dan lapangan, ring ketiga di kawasan parkir serta lingkungan sekitar stadion, dan ring keempat mencakup jalur akses, perbatasan wilayah, hingga titik-titik rawan.
“Pembagian ring ini untuk memastikan pengamanan berjalan efektif dari dalam stadion hingga area terluar,” jelasnya.
Selain pengamanan statis, kepolisian juga menyiagakan tim patroli mobile untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas di luar stadion. Tim pengawalan juga disiagakan untuk mengamankan official dan pemain selama perjalanan dari lokasi transit menuju stadion, serta saat kembali.
“Patroli mobile kami maksimalkan untuk mengantisipasi peredaran minuman keras, aksi copet, konvoi liar, maupun bentuk kejahatan lainnya,” tambah AKP Bambang.
Dengan kekuatan personel dan pola pengamanan tersebut, Polres Malang berharap pertandingan Arema FC kontra Persik Kediri dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif, serta memberikan rasa aman bagi seluruh pihak yang terlibat.
(dwi/hms)

0 Komentar