Pena Nusantara | Lumajang - Personel TNI dari jajaran Kodim 0821/Lumajang terus menunjukkan dedikasi tanpa henti dalam penanganan darurat pasca erupsi Gunung Semeru. Sejak hari pertama, prajurit langsung bergerak melakukan berbagai langkah cepat, mulai dari evakuasi warga hingga distribusi bantuan, guna memastikan keselamatan dan kebutuhan masyarakat terdampak terpenuhi.
Hingga Minggu (30/11/2025), seluruh kekuatan yang dimiliki Kodim 0821 masih dikerahkan penuh di lapangan. Mereka tersebar di berbagai titik rawan untuk membantu pemulihan awal, sekaligus memastikan jalur logistik tetap terbuka bagi kebutuhan vital warga.
Pasiops Kodim 0821/Lumajang, Kapten Inf Anwar Suprihatin, saat dikonfirmasi Tim Media menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah bencana bukan sekadar respons, melainkan mandat dan komitmen moral.
“Penekanan dari Komando Atas, prajurit harus berada di lapangan untuk melaksanakan evakuasi, pendistribusian logistik, hingga pembangunan fasilitas darurat. Ini adalah bagian dari tugas kemanusiaan dan komitmen TNI AD untuk membantu rakyat kapan pun dibutuhkan,” ujarnya.
Menurutnya, setiap unsur di jajaran Kodim 0821 telah bergerak dalam pola terpadu mulai dari posko darurat, bantuan medis, patroli jalur evakuasi, hingga pendampingan pengungsi. TNI juga bekerja sama dengan BPBD, Polri, relawan, dan pemerintah daerah untuk mempercepat proses pemulihan.
Di wilayah-wilayah terdampak, sinergi Babinsa bersama pemerintah desa menjadi ujung tombak. Mereka memastikan warga mendapatkan informasi akurat, membantu penyelamatan, serta memastikan bantuan logistik tidak terhambat kondisi medan yang sulit.
Kekuatan kolektif ini menjadikan Kodim 0821/Lumajang sebagai garda terdepan penanggulangan bencana. Di tengah abu vulkanik dan jalur terjal, para prajurit hadir membawa solusi, harapan, dan ketangguhan.
Melalui kerja terpadu dan respons cepat, TNI mempertegas bahwa tugas kemanusiaan adalah panggilan tertinggi. Keberadaan prajurit Kodim 0821 menjadi bukti bahwa negara hadir, bekerja, dan tidak pernah meninggalkan rakyat di tengah situasi terberat mereka.
(Pendim 0821/Red)

0 Komentar