Pena Nusantara | Bondowoso – Kegiatan Doa Bersama untuk keberkahan dan keselamatan bangsa di Balai Desa Dawuhan, Kecamatan Tenggarang, menarik perhatian publik setelah ratusan jamaah mengikuti rangkaian anjangsana ke balai desa/kecamatan se-Kabupaten Bondowoso yang digelar Babinsa dan unsur desa. Sabtu 29 November 2025.
Kegiatan keagamaan yang menghadirkan sekitar 200 jamaah ini dipimpin langsung oleh penceramah KH. Moh. Ubbad Yuyuf Amiruddin, Pengasuh Ponpes Nurul Islam Situbondo. Acara ini juga turut diwarnai lantunan hadrah dari Tim Hadrah Ponpes Nurul Islam Situbondo, menambah kekhidmatan suasana malam doa bersama tersebut.
Babinsa Koramil 0822/04 Tenggarang, Serka Adam, yang bertugas melakukan pengamanan (PAM), menegaskan bahwa kegiatan seperti ini bukan hanya bentuk pendampingan tetapi juga upaya mempererat silaturahmi antara TNI dan masyarakat. Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda anjangsana yang dilaksanakan secara bergilir ke seluruh balai desa dan kecamatan di Bondowoso.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Dawuhan Khofidal Ahkam, S.H, Dosen Pembimbing Lapangan KKN Universitas Bondowoso Dr. H. Ansori, S.H., M.H, para mahasiswa KKN, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta empat personel Banser yang turut mendukung keamanan acara. Kegiatan berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan.
Sejumlah tokoh menyampaikan testimoni atas terselenggaranya kegiatan ini. Kepala Desa Dawuhan menilai kegiatan doa bersama mampu memperkuat hubungan antarwarga. “Doa bersama ini membawa keberkahan dan meneguhkan kebersamaan masyarakat,” ujarnya.
Babinsa Serka Adam menambahkan, “Kami hadir untuk memastikan keamanan, sekaligus menjaga kedekatan dengan warga. Ini bentuk penguatan stabilitas wilayah.”
Sementara Dosen KKN, Dr. Ansori, menilai kegiatan ini memberikan pengalaman berarti bagi mahasiswa. “Partisipasi masyarakat sangat luar biasa dan ini menjadi pembelajaran sosial yang penting bagi mahasiswa,” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan harapan agar doa bersama dan anjangsana ini terus berlanjut sebagai bentuk sinergi antara TNI, pemerintah desa, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga keharmonisan serta keselamatan bangsa.
(Pendim 0822/Yetno)

0 Komentar