Sebanyak 101 personel yang diwisuda terdiri dari 91 personel Polri dan 10 Aparatur Sipil Negara (ASN) Polri di lingkungan Polda Lampung.
Dalam acara yang turut dihadiri Wakapolda Brigjen Pol Sumarto dan seluruh Pejabat Utama Polda Lampung itu, prosesi pedang pora digelar sebagai simbol pelepasan tugas dan penghormatan atas pengabdian mereka.
Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf, menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi yang telah diberikan para purnawirawan.
"Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada 91 personel Polri dan 10 ASN Polri yang hari ini memasuki masa purna bakti," ujar Kapolda dalam sambutannya.
Menurut Helfi, pengabdian dan dedikasi puluhan personel tersebut telah memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan institusi Bhayangkara dan pelayanan kepada masyarakat.
Kapolda Helfi berpesan bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari peran aktif di tengah masyarakat. Ia mendorong para purnawirawan untuk terus berkontribusi meski telah menanggalkan seragam dinas.
"Pensiun bukanlah akhir segalanya. Tetaplah berkontribusi sebagai seorang bhayangkara yang terjun di tengah masyarakat. Karena keberhasilan tugas Polri tidak bisa lepas dari peran masyarakat," tegasnya.
Ia menyebut masa purna bakti sebagai puncak tertinggi pengabdian seorang personel Polri dan ASN Polri. Kapolda juga berterima kasih karena mereka telah menjadi teladan bagi personel yang masih aktif bertugas.
"Terima kasih telah menjadi contoh dan teladan bagi personel yang masih aktif untuk meneruskan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat,” tutup Kapolda.
Selain prosesi pedang pora, seluruh personel purna bakti menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka selama mengabdi di institusi Kepolisian. (Humas/Red)
0 Komentar