Pena Nusantara | Malang – Dalam rangka menyambut dan memperingati bulan Muharam 1447 Hijriah, warga RW 07 dan RW 08 Desa Bantur menyelenggarakan rangkaian kegiatan keagamaan dan budaya yang meriah, Selasa (16/7/2025).
Acara terdiri dari pengajian umum, santunan sosial, serta pawai budaya yang melibatkan pelajar, tokoh masyarakat, dan warga setempat.
Pawai budaya dimulai dari Kantor Kecamatan Bantur dan berakhir di depan Pasar Bantur, menyita perhatian masyarakat sepanjang jalur yang dilewati. Ribuan warga tumpah ruah di jalan menyaksikan ragam atraksi penuh semangat kebersamaan.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua RW 07, Sanusi, dan Ketua RW 08 sekaligus Ketua Panitia, H. Tulus Suprijono, yang secara kompak menakhodai suksesnya acara bernuansa religius dan kebudayaan tersebut.
Hadir dalam acara ini Muspika Kecamatan Bantur, jajaran Koramil dan Polsek Bantur, Kepala Desa Bantur Nanang Kosim, Takmir Masjid Darussalam Khoirul S. Ag,.M.Pd., tokoh agama, serta perangkat dan semua masyarakat desa.
Berbagai atraksi budaya turut mewarnai pawai, di antaranya:
- Sakera Kecil dari SD Negeri 2 Pringgodani yang menampilkan semangat pejuang Madura,
- Kelompok musik tradisional Deramben dari SMK Nurul Huda dan MI Miftahush Shibyan,
- Laskar Saker Bantur yang mengusung semangat nasionalisme dalam parade,
- serta kesenian lokal Bantengan Maheso Durmo yang selalu dinanti sebagai ikon budaya khas Bantur.
Dalam sesi pengajian, Ketua Panitia H. Tulus Suprijono menyampaikan harapannya agar Muharam menjadi momen penyucian hati dan perkuatan iman melalui kegiatan sosial dan spiritual.
Takmir Masjid Darussalam, Khoirul S. Ag,.M.Pd. juga menekankan pentingnya mempererat ukhuwah Islamiyah dan mendidik generasi muda melalui kegiatan keagamaan yang edukatif.
Sementara itu, Kepala Desa Nanang Kosim memberikan apresiasi atas partisipasi aktif warga dan panitia dalam menyukseskan acara.
Kegiatan ini juga dirangkai dengan santunan kepada anak-anak yatim dan dhuafa, sebagai bentuk implementasi nilai-nilai kepedulian dan keislaman. Di tengah semangat gotong royong dan kekeluargaan, acara ini berhasil menjadi momentum pelestarian budaya serta penguatan karakter generasi muda di Desa Bantur.
(Dwi)
0 Komentar