Header Ads Widget

Header Ads

Ticker

6/recent/ticker-posts

Saluran Irigasi Wunut Dibangun, Serap Dana APBN Rp195 Juta HIPPA Dukung Ketahanan Pangan di Mojoanyar


Pena Nusantara
| Mojokerto
- Para petani di Desa Wunut, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto mulai merasakan angin segar. Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) setempat tengah membangun jaringan irigasi sepanjang 273 meter di area persawahan Dusun Wunut.

Proyek senilai Rp195 juta itu merupakan program P3-TGAI yang dananya dikucurkan melalui BBWS Bengawan Solo dan Dinas PUPR. Sumber anggarannya dari APBN 2026.

Pembangunan secara fisik menggunakan konstruksi pasangan batu kali. Modelnya _batu raen_ atau batu muka dengan adukan semen dan pasir sesuai gambar kerja.

Kepala Desa Wunut, Totok Handoko, menyebut irigasi adalah nyawa bagi petani. 
“Pembangunan jaringan irigasi sepanjang 273 meter kanan-kiri ini adalah program HIPPA Desa Wunut. Tujuannya jelas, menjaga ketersediaan pengairan untuk lahan pertanian warga,” kata Totok saat meninjau lokasi, Senin (6/7/2026).

Lebih jauh Totok menjelaskan, keberadaan irigasi ini juga sebagai sarana penunjang untuk mendongkrak hasil produksi pertanian. 
“Ini bagian dari upaya kami mendukung program ketahanan pangan nasional. Kalau air lancar, hasil panen petani pasti naik,” imbuhnya.

Ia menargetkan pekerjaan rampung dalam waktu satu bulan. Setelah itu, jaringan irigasi bisa langsung difungsikan. 
“Agar semua fungsi dapat digunakan dan dinikmati para petani yang ada di desa ini,” tutupnya.

Program P3-TGAI memang fokus pada pemberdayaan HIPPA untuk mengelola, membangun, dan memelihara jaringan irigasi tersier. Dengan begitu perawatan bisa langsung ditangani petani, tidak tergantung penuh pada pemerintah. 

( m.tofa )

Posting Komentar

0 Komentar