Pena Nusantara | Pamekasan – Gabungan LSM Maung dan LSM Teropong Bersatu kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bea Cukai sebagai bentuk protes terhadap masih maraknya peredaran rokok ilegal di wilayah Madura. Aksi tersebut merupakan lanjutan dari penyampaian aspirasi sebelumnya yang, menurut massa, belum membuahkan hasil yang nyata, Selasa (7/7/26)
Massa aksi menilai hingga saat ini peredaran rokok ilegal di Madura masih menjadi persoalan serius. Mereka mendesak Bea Cukai agar meningkatkan pengawasan serta melakukan penindakan yang tegas terhadap produsen maupun pengedar rokok ilegal tanpa pandang bulu.
Dalam orasinya, Ketua LSM Teropong, Jumai, mendesak Bea Cukai untuk menunjukkan keseriusan dalam memberantas rokok ilegal di Madura. Menurutnya, pengawasan harus diperketat dan penindakan hukum dilakukan secara maksimal agar peredaran rokok ilegal dapat ditekan. Ia mengatakan pihaknya tidak ingin masyarakat menilai Bea Cukai tidak serius dalam menangani persoalan tersebut.
Ketua LSM Maung, Hasbullah, juga menyampaikan kekecewaannya. Menurutnya, aksi serupa telah beberapa kali dilakukan, namun hingga kini pihaknya belum melihat langkah nyata yang sesuai dengan harapan mereka.
"Sudah beberapa kali kami datang menyampaikan aspirasi, tetapi sampai hari ini kami belum melihat tindakan nyata. Kami berharap Bea Cukai tidak hanya menerima tuntutan masyarakat, tetapi benar-benar menunjukkan komitmen dalam memberantas peredaran rokok ilegal di Madura," tegas Hasbullah di hadapan aksi massa.
Selain menyampaikan orasi, massa juga meminta agar pimpinan Bea Cukai menemui mereka untuk berdialog secara langsung. Namun hingga aksi berakhir, menurut massa, tidak ada perwakilan pimpinan yang menemui para demonstran.
Kondisi tersebut membuat massa mengaku kecewa karena aspirasi yang mereka bawa belum mendapatkan tanggapan secara langsung dari pihak Bea Cukai. Sebagai bentuk keseriusan, mereka menegaskan akan kembali menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih besar apabila tuntutan mereka tidak segera ditindaklanjuti.
"Kami akan datang kembali dengan massa yang lebih banyak jika tidak ada langkah nyata dari Bea Cukai dalam memberantas rokok ilegal di Madura. Kami ingin ada tindakan, bukan sekadar janji," tegas koordinator aksi.
Aksi unjuk rasa berlangsung dalam keadaan tertib dengan pengamanan dari aparat kepolisian. Massa berharap Bea Cukai segera membuka ruang dialog dan mengambil langkah konkret dalam menindak peredaran rokok ilegal sehingga persoalan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat dapat ditangani secara serius.
(Tim)

0 Komentar