Header Ads Widget

Header Ads

Ticker

6/recent/ticker-posts

Waspada Leptospirosis! Babinsa dan Dinkes Lakukan Tracing serta Bedah Tikus di Desa Dawuhan


Pena Nusantara | Bondowoso
– Sebagai upaya pencegahan penyebaran penyakit Leptospirosis, Babinsa Desa Dawuhan Koramil 0822/04 Tenggarang, Serka Adam, melaksanakan pendampingan kegiatan tracing dan bedah tikus yang digelar oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso bersama Puskesmas Tenggarang di Dusun Selatan Sawah RT 11 RW 02, Desa Dawuhan, Kecamatan Tenggarang, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut adanya indikasi kasus yang mengarah pada gejala Leptospirosis yang dialami salah satu warga setempat, Imam Hanfi (45), seorang buruh tani yang berdomisili di Dusun Selatan Sawah. Warga tersebut mengalami gejala demam tinggi dan pusing, serta telah mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Tenggarang dan saat ini masih dalam pemantauan petugas kesehatan.

Dalam kegiatan tersebut, tim kesehatan melakukan penangkapan dan bedah tikus untuk pengambilan sampel yang selanjutnya akan diteliti di Balai Penelitian Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BPLKM) Surabaya. 

Pemeriksaan laboratorium dilakukan guna mengetahui apakah tikus yang berada di lingkungan tersebut terpapar bakteri Leptospira, penyebab penyakit Leptospirosis yang dapat menular kepada manusia melalui kontak dengan air atau tanah yang terkontaminasi urine tikus.

Serka Adam mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program kesehatan masyarakat serta upaya pencegahan dini terhadap potensi wabah penyakit di wilayah binaan.

"Kami bersama pemerintah desa dan tenaga kesehatan berupaya memberikan pendampingan serta edukasi kepada masyarakat agar selalu menjaga kebersihan lingkungan dan waspada terhadap penyakit yang dapat ditularkan melalui hewan pengerat," ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Fitri, SKM selaku petugas P2PM Dinas Kesehatan Bondowoso, Windu Amd.Kep dari Dinas Kesehatan Bondowoso, Kepala Desa Dawuhan Khofil Akbar, SH, Babinsa Desa Dawuhan Serka Adam, tiga orang tenaga kesehatan dari Puskesmas Tenggarang, bidan desa, perawat desa, serta perangkat Desa Dawuhan.

Melalui kegiatan tracing dan penelitian laboratorium ini diharapkan dapat diketahui secara pasti sumber potensi penularan penyakit sehingga langkah-langkah pencegahan dan penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat guna menjaga kesehatan masyarakat Desa Dawuhan.
Selama kegiatan berlangsung situasi terpantau aman, tertib, dan lancar.

(Pendim 0822/Yetno)

Posting Komentar

0 Komentar