Header Ads Widget

Header Ads

Ticker

6/recent/ticker-posts

Festival Muharram Bondowoso Jadi Momentum Penguatan Ekonomi Pesantren dan UMKM


Pena Nusantara | Bondowoso
– Pemerintah Kabupaten Bondowoso secara resmi membuka rangkaian Festival Muharram 1448 Hijriah dengan tema "Semarak Muharram dan Penguatan Ekonomi Syariah Menuju Bondowoso Berkah" di Alun-Alun RBA Ki Ronggo, Jumat malam (19/6/2026).

Kegiatan yang dihadiri sekitar 3.000 jamaah dan masyarakat tersebut berlangsung meriah, aman, dan penuh khidmat.
Acara pembukaan dihadiri oleh Bupati Bondowoso KH Abd. Hamid Wahid, Wakil Bupati As'ad Yahya Syafi'i, Sekda Bondowoso Dr. Fathur Rozi, M.Fil.I, Dandim 0822 Bondowoso Letkol Inf Prawito, Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, jajaran Forkopimda, perwakilan Bank Indonesia Jember, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pimpinan OPD, tokoh agama, serta masyarakat Bondowoso.

Kehadiran Dandim 0822 Bondowoso Letkol Inf Prawito bersama unsur Forkopimda menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan sekaligus penguatan ekonomi syariah yang menjadi salah satu fokus pembangunan daerah.

Sementara itu, Bupati Bondowoso KH Abd. Hamid Wahid mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Festival Muharram 1448 H.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana syiar Islam, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan UMKM lokal yang menampilkan berbagai produk unggulan daerah.

"Festival Muharram ini kami hadirkan agar perputaran ekonomi dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat. Ke depan kegiatan serupa akan terus digelar di berbagai wilayah sehingga pelaku UMKM memiliki ruang untuk berkembang," ungkap Bupati.

Usai pembukaan, rombongan Forkopimda meninjau sejumlah stand UMKM yang menjadi bagian dari Festival Muharram. Berbagai produk makanan, minuman, kerajinan, hingga produk unggulan pesantren mendapat perhatian pengunjung yang memadati area festival.

Puncak kegiatan diisi dengan pengajian akbar oleh KH.R Ahmad Azaim Ibrahimy. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai sarana introspeksi diri, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta memohon keberkahan dan keselamatan bagi Kabupaten Bondowoso.

"Momentum Muharram adalah saat yang tepat untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, dan bersama-sama menjaga Kabupaten Bondowoso agar senantiasa mendapatkan rahmat dan perlindungan Allah SWT," pesannya di hadapan ribuan jamaah.

(Pendim 0822/Yetno)

Posting Komentar

0 Komentar