Header Ads Widget

Header Ads

Ticker

6/recent/ticker-posts

Ditengah Memanasnya Konflik Dunia, Danpussenarmed dan Pangdivif 2 Kostrad Pastikan Kesiapan Alutsista Astros Yonarmed 1/Ajusta Yudha


Pena Nusantara | Malang
– Dinamika keamanan global yang semakin kompleks dan meningkatnya konflik bersenjata di berbagai kawasan dunia menjadi pengingat bahwa kesiapan pertahanan negara harus senantiasa terjaga. 

Perang modern menunjukkan bahwa keberhasilan suatu operasi militer tidak hanya ditentukan oleh jumlah personel, tetapi juga oleh kesiapan alutsista, profesionalisme prajurit, serta kemampuan satuan dalam merespons setiap ancaman secara cepat, tepat, dan terukur.

Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kesiapan tersebut, Komandan Pusat Kesenjataan Artileri Medan (Danpussenarmed) TNI Angkatan Darat, Mayjen TNI Dr. Budi Eko Mulyono, S.Sos., M.M., CHRMP, didampingi Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si., melaksanakan kunjungan kerja ke Markas Batalyon Armed 1/Ajusta Yudha di Singosari, Kabupaten Malang, Kamis (3/6/2026)

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan satuan guna memastikan kesiapan operasional unsur Artileri Medan tetap berada pada kondisi optimal.

 Kehadiran Danpussenarmed dan Pangdivif 2 Kostrad disambut langsung oleh Komandan Yonarmed 1/Ajusta Yudha, Letkol Arm Fauzi Raspati Al'ansyori, S.Sos., beserta seluruh prajurit yang selama ini dikenal memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai prajurit Artileri Medan.

Dalam kunjungan tersebut, Danpussenarmed meninjau secara langsung kondisi pangkalan, kesiapan personel, program pembinaan satuan, hingga kesiapan operasional Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) Astros yang menjadi salah satu sistem persenjataan strategis TNI Angkatan Darat dalam mendukung daya gempur satuan.

Perkembangan berbagai konflik bersenjata di dunia saat ini menunjukkan bahwa sistem artileri roket memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung keberhasilan operasi militer modern. Oleh karena itu, kesiapan Alutsista Astros beserta kemampuan prajurit pengawaknya harus senantiasa dipelihara dan ditingkatkan agar mampu memberikan efek tempur yang maksimal kapan pun negara memerlukannya.

Selain meninjau kesiapan alutsista, Danpussenarmed juga mengecek kesiapan baterai tempur dalam menghadapi berbagai program latihan yang akan dilaksanakan ke depan.

 Latihan yang berkesinambungan dinilai menjadi faktor utama dalam membentuk prajurit yang memiliki kemampuan teknis, taktis, dan mental yang sesuai dengan tuntutan medan operasi modern.

Dalam arahannya kepada seluruh prajurit, Danpussenarmed menegaskan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguasaan teknologi persenjataan sebagai bagian dari kesiapan menghadapi tantangan pertahanan masa depan.

“Tantangan pertahanan di masa depan akan semakin kompleks. Karena itu, setiap prajurit harus terus meningkatkan disiplin, profesionalisme, kemampuan penguasaan teknologi persenjataan, serta menjaga kesiapsiagaan operasional satuan,” tegas Mayjen TNI Dr. Budi Eko Mulyono.


Sementara itu, Pangdivif 2 Kostrad menekankan bahwa pembinaan kekuatan tempur harus dilaksanakan secara berkelanjutan dan terukur. Menurutnya, kesiapan personel, pemeliharaan alutsista, serta kualitas latihan merupakan tiga pilar utama yang harus selalu dijaga guna memastikan satuan siap melaksanakan tugas kapan pun dibutuhkan negara.

Kunjungan kerja ini menjadi wujud nyata komitmen TNI Angkatan Darat dalam membangun kekuatan pertahanan yang profesional, modern, adaptif, dan siap menghadapi perkembangan lingkungan strategis global yang terus berubah. 

Melalui pembinaan yang berkelanjutan oleh Pussenarmed sebagai pembina kecabangan serta dukungan penuh Divif 2 Kostrad sebagai satuan operasional, Yonarmed 1/Ajusta Yudha terus memperkuat kesiapan tempurnya sebagai salah satu unsur strategis penjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.  

(Kostrad/Dwi)

Posting Komentar

0 Komentar