Pena Nusantara | Bekasi - Bank Sampah Wan 17 yang berlokasi di Perum Mustika Grande, Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi audiensi ke Kepala UPTD Tempat Pemprosesan Akhir Sampah (TPAS) Burangkeng, yang menjadi perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi untuk membahas program penguraian sampah berbasis masyarakat.
Kehadiran pengurus Bank Sampah Wan 17 ke kantor TPAS Burangkeng disambut baik Samsuro Mandiansah Kepala UPTD TPAS Burangkeng.
Dalam kesempatannya, Wisnu Wicaksana Ketua Bank Sampah Wan 17 menyampaikan aspirasi warga kepada Kepala UPTD TPAS Burangkeng sebagai perwakilan DLH Kabupaten Bekasi.
"Kami sebagai warga yang terdampak dengan adanya TPAS Burangkeng berinisiatif membentuk Bank Sampah dengan tujuan mengurangi volume sampah dan menjadikan sampah lebih bermanfaat," ujarnya.
Selain itu, terbentuknya Bank Sampah bisa memberikan edukasi kepada masyarakat betapa pentingnya menjaga lingkungan.
"Kehadiran kami ke kantor UPTD TPAS Burangkeng meminta support pemerintah kepada masyarakat yang sudah peduli mengurangi dan mengurai sampah," jelasnya.
"Jika hanya masyarakat yang bergerak tetapi tidak ada support dari pemerintah semua program penguraian sampah berbasis masyarakat tidak akan berjalan," tegasnya.
"Untuk itu kami meminta pemerintah lebih peduli terhadap masyarakat atau pelaku sampah yang sudah banyak berbuat bagi lingkungan," imbuhnya.
Sementara itu, Samsuro menyambut positif hadirnya Bank Sampah dilingkungan perumahan.
"Saya mewakili DLH Kabupaten Bekasi menyambut baik dengan terbentuknya Bank Sampah Wan 17 dilingkungan Perumahan Mustika Grande," ucapnya.
Memang, Bank Sampah menjadi program pemerintah untuk mengurai dan mengurangi sampah berbasis masyarakat.
"DLH Kabupaten Bekasi siap mensupport segala bentuk positif dari masyarakat khususnya untuk penanggulangan permasalahan sampah," paparnya.
"Kalaupun ada permasalahan mekanisme dilapangan silakan ajukan, DLH akan memfasilitasi dengan mengedepankan prosedural," katanya.
"Untuk itu mari kita bergandengan tangan mengatasi permasalahan sampah yang ada di Kabupaten Bekasi ini," pungkasnya.
(Red)

0 Komentar