Header Ads Widget

Header Ads

Ticker

6/recent/ticker-posts

Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen Promosikan Curugsewu Melalui Uji Nyali Memainkan Paralayang


Pena Nusantara
| Kendal
- Olah Raga Paralayang yang membutuhkan keberanian dan uji nyali ini, mulai dikembangkan di Kabupaten Kendal oleh Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kendal.


Hal ini dikatakan dalam sambutan Kadisporapar Kab Kendal Achmad Ircham Chalid, menyampaikan terima kasihnya dengan kehadiran Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen di ujicoba landasan paralayang Curug Sewu. 


Juga kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini hingga terlaksana dengan baik. "Kami butuh support pak wagub dan disporapar jateng untuk mengembangkan pariwisata di Kabupaten Kendal," kata Ircham Chalid.


Dikatakan pula, di Curug Sewu, selain paralayang juga dikembangkan traveling dan annoying. Hal ini dikatakan untuk menarik wisatawan sebanyak-banyaknya berkunjung di Curug Sewu.


Selain itu diungkapkan, Curug Sewu menjadi alternatif media untuk pelatihan paralayang yang ditunjang dengan peralatan yang memadai dimana landasan paralayang Curug Sewu sangat ideal. Selain keindahan alamnya, juga didukung oleh angin cukup kuat untuk menghantarkan peralayang terbang keatas.


Salah satu upaya mendorong masyarakat mencintai olah raga ini, Disporapar Kendal menggelar kegiatan paralayang di Curug Sewu pada Sabtu (2/5/2026) yang mengundang wakil gubernur Taj Yasin Maimoen dan Kadispora Prov Jateng Arya Chandra untuk memberikan support dan promosi paralayang di Kabuparen Kendal.


"Kehadiran beliau menjadi media promosi paralayang di Curug Sewu untuk pembelajaran para pemula paralayang karena disini arealnya cukup memadai untuk paralayang bisa terbang berputar-putar di udara yang sejuk yang didukung angin cukup menghantarkan paralayang terbang keatas," kata Ircham Chalid.


Wagub Taj Yasin Maimoen sebelum mencoba paralayang menyampaikan harapannya, semoga olah raga paralayang bisa berkembang di Kabupaten Kendal dan menjadi destinasi wisata di Jawa Tengah.


Dikatakan, Kendal menjadi yang kedua dalam memasyarakatkan olah raga paralayang setelah Kabupaten Semarang di Telomoyo. "Kegiatan ini telah mendukung pengembangan destinasi pariwisata di Jawa Tengah karena Pemerintah Provinsi sudah mencanangkan upaya pengembangan kepariwisataan lewat Musrenbang tahun 2027," kata Wagub Jateng.


Wagub Taj Yasin dalam kesempatan itu menyampaikan pesan dan dorongan. "Suasana di wisata Curug Sewu sangat asli dengan keindahan alam. Saya wellcome kepada pengelola dan Pariwisata ramah lingkungan. Semoga wisatawan pada datang dari berbagai daerah dan dari luar negeri," pesannya.


Wagub Jateng kepada pengelola Curug Sewu juga meminta untuk berkoordinasi dengan pelaku pariwisata untuk mengembangkan kepariwisataan di Kabupaten Kendal. "Kami ingin tumbuh bersama-sama. Semakin banyak orang berwisata, semakin banyak tujuan wisata yang mendorong ekonomi dan UMKM tumbuh dan berkembang di Jawa Tengah. Atas nama Pemerintah Jawa Tengah, saya mengapresiasi kegiatan paralayang di Curug Sewu," supportnya.


Dalam kesempatan itu, Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen menjadi orang pertama yang mencoba menerbangkan paralayang di landasan Paralayang Curug Sewu. Dan terlihat cukup berhasil menerbangkan paralayang berputar-putar di udara yang berhasil mendarat dengan baik.


Ketua Dekranasda Kabupaten Kendal, H. Murdoko hadir untuk memberikan dukungan dan support kegiatan paralayang di Curug Sewu dengan mengatakan bahwa tahun 2027 adalah tahun pengembangan pariwisata Jawa Tengah. Untuk itu setiap kabupaten dan kota mendukung yang mengembangkan wisatanya agar ekonomi masyarakat meningkat dan UMKM juga berkembang.


Murdoko sampaikan bahwa tahun 2027, Kendal menjadi Kabupaten Wisata, untuk itu tahun 2027 Pemda Kendal mulai stard dan konsen pada pariwisata yang perlu dukungan promosi dan koordinasi lintas sektoral. "Seperti paralayang ini sudah tembus di Curug Sewu, selain di Gonoharjo. Saya berharap Pemda mendukung olah raga ini untuk menarik masyarakat gemar berwisata di Kendal," ungkap Murdoko.


Selain itu dikatakan pula, pariwisata Kendal butuh dukungan investor yang bisa membangun sarana dan prasarana di tujuan wisata, terutama pembangunan akses jalan yang memadai untuk dilewati bus pariwisata dan tempat penginapan yang representatif agar wisatawan asing mau berkunjung di Kabupaten Kendal.


"Berwisata menjadi sarana untuk meningkatkan PAD dan pengembangan ekonomi masyarakat melalui kuliner dan UMKM," pungkasnya.


Sriyanto

Posting Komentar

0 Komentar