Pena Nusantara | Pendiv2 – Timnas kembali membuktikan diri sebagai gudang talenta sepak bola nasional. Sekolah Sepak Bola (SSB) GAMA FA Malang mencatat sejarah baru setelah dua anak didiknya, M. Arifin Ilham (U-14) dan Muhammad Yusron Nabil (U-12), sukses menembus skuad Timnas Pelajar Indonesia yang berlaga di Malaysia. Selasa (5/5/2026)
Keduanya berhasil melewati seleksi ketat dengan menyisihkan ratusan peserta dari seluruh penjuru Indonesia, hingga akhirnya dipercaya memperkuat Garuda Muda.
Dalam ajang internasional tersebut, Timnas Pelajar Indonesia mencatat prestasi membanggakan dengan meraih posisi Juara 2 (Runner-up), bersaing dengan negara-negara kuat Asia seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, dan Timor Leste.
Di balik pencapaian gemilang ini, terdapat sosok Kapten Arm Miswandi, S.H., pemilik sekaligus pembina GAMA FA Malang. Miswandi tidak hanya dikenal sebagai pelatih sepak bola, tetapi juga merupakan perwira aktif TNI yang berdinas di Yonarmed 1/AY Divisi Infanteri 2 Kostrad.
Kepemimpinannya yang disiplin, tegas, namun tetap humanis terbukti mampu membentuk karakter para pemain muda. Nilai-nilai keprajuritan yang diterapkan dalam latihan menjadikan Arifin dan Nabil tidak hanya unggul secara teknik, tetapi juga memiliki mental tangguh dalam menghadapi tekanan kompetisi internasional.
“Ini bukan sekadar kebetulan. Prestasi ini adalah hasil dari proses panjang, dedikasi, latihan konsisten, serta dukungan penuh dari para orang tua. Kami bangga bisa mengharumkan nama Kostrad, Malang, dan Indonesia,” ujar Kapten Miswandi.
Pelatih GAMA FA, Coach Yudi dan Coach Trico, turut menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan anak didiknya. Mereka menilai pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pembinaan profesional dan kepemimpinan berbasis disiplin militer mampu melahirkan generasi emas sepak bola Indonesia.
“Kami berharap prestasi Arifin dan Nabil dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berlatih dengan disiplin dan semangat tinggi demi meraih cita-cita sebagai pemain profesional,” ungkap Coach Yudi.
Keberhasilan GAMA FA Malang di bawah asuhan Kapten Arm Miswandi menjadi simbol kuat sinergi antara dunia olahraga dan militer. Nilai disiplin, kerja keras, dan semangat juang yang ditanamkan telah terbukti melahirkan talenta muda yang siap mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
Prestasi ini sekaligus menegaskan posisi Malang sebagai salah satu lumbung talenta sepak bola nasional. Kapten Arm Miswandi pun menjadi teladan bahwa kepemimpinan yang tepat mampu membentuk generasi emas Garuda Muda Indonesia di masa depan. (Kostrad/Dwi)

0 Komentar