Pena Nusantara | Kendal -- Tidak ada demo, tidak ada orasi dalam memperingati May Day (Hari Buruh Se Dunia) Tahun ini (1/5/2026) di Kabupaten Kendal, meski satuan dari keamanan Polres Kendal sudah disiagakan di jalan-jalan protokol dan pintu gerbang kompleks kantor bupati Kendal.
Dalam May Day tanggal 1 Mei 2026 ini, ternyata para buruh yang diwakili pengurus dan assosiasi buruh itu justru melakukan motor-motoran dari Kaliwungu menuju Mapolres Kendal untuk ngopi bareng dengan para pejabat Kendal.
Maka terciptalah situasi yang damai, aman dan kondusif hingga Kendal bisa dinyatakan sebagai Kota Terdamai di Indonesia karena selalu terhindar dari insiden dan kerusuhan yang krusial berkat kerja kolaboratif yang solid yang terdiri dari Satpol PP, ORARI, TNI dan Polri.
Ketua Asosiasi Serikat Pekerja (Aspek) Indonesia Kabupaten Kendal, Sudarmadji, mengatakan bahwa May Day tahun ini mau dirayakan secara besar-besaran (megah). Tetapi dari arahan Kapolres dan Dandim Kendal untuk tidak ramai-ramai sehingga dibatalkan yang diganti motor-motoran sejumlah 150 sepeda motor hingga berhenti di Mapolres Kendal yang disambut Para Pejabat dan Aparat Kendal.
Dalam May Day tahun ini harapannya, tuntutan buruh terpenuhi di tahun 2027. Untuk tenaga asing, diminta untuk melengkapi dokumen ketenagakerjaan.
Sementara itu, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari didampingi Wakil Bupati, Pj Sekda, Ketua DPRD Kendal, Kapolres, Dandim, Kajari dan Ka.Kesbangpol Kendal, dalam menerima konvoi damai para buruh ini mengucapkan terimakasih atas pelaksanaan May Day di Kendal tahun ini berjalan aman, damai dan kondusif.
"Alhamdulillah atas koordinasi Kapolres bersama TNI dan Pemkab Kendal, peringatan May Day di Kendal berjalan lancar, damai dan akan dilanjutkan dengan diskusi," tutur bupati Kendal.
Sriyanto

0 Komentar