Pena Nusantara | Malang — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana di Madivif 2 Kostrad tak dibalut kemewahan, namun justru tampil kuat melalui kesederhanaan yang bermakna. (Malang, 29 April 2026)
Mengangkat tema “80 Tahun Persit Kartika Chandra Kirana Berkarya”, momentum ini menjadi ruang refleksi sekaligus penegasan peran strategis Persit dalam menopang tugas prajurit dan pengabdian sosial.
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Persit Korcab Divif 2 PG Kostrad beserta jajaran pengurus, serta para Pejabat Utama (PJU) Madivif 2 Kostrad. Kehadiran mereka tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi simbol soliditas dan dukungan terhadap kiprah Persit yang kian relevan di tengah dinamika zaman.
Di balik konsep yang sederhana, panggung peringatan justru dipenuhi energi kreativitas. Sorotan utama tertuju pada fashion show batik ecoprint hasil karya anggota Persit Divif 2 Kostrad.
Lebih dari sekadar estetika, karya ini membawa pesan kuat tentang kepedulian lingkungan dan inovasi berbasis kearifan lokal—sebuah langkah nyata menuju keberlanjutan.
Nuansa budaya pun hadir melalui tarian khas Jawa Timur yang ditampilkan dengan penuh penghayatan.
Gerak dan irama yang ditampilkan menjadi representasi kecintaan terhadap warisan tradisi, sekaligus memperkuat identitas lokal di tengah modernitas.
Tak berhenti di situ, kemampuan olah vokal para anggota Persit turut menghidupkan suasana.
Lagu-lagu yang dibawakan dengan penuh emosi menghadirkan kehangatan, mempererat kebersamaan, dan menunjukkan bahwa Persit bukan hanya organisasi pendamping, tetapi juga wadah pengembangan potensi.
Peringatan ini menegaskan satu hal: makna tidak pernah ditentukan oleh kemegahan.
Justru dalam kesederhanaan yang tulus, Persit Kartika Chandra Kirana menunjukkan ketangguhan, kreativitas, dan konsistensi dalam berkarya. Di usia ke-80, Persit tidak hanya bertahan—tetapi terus bergerak, menginspirasi, dan memberi dampak nyata.
(dwi)

0 Komentar