Header Ads Widget

Header Ads

Ticker

6/recent/ticker-posts

Gandeng Tokoh Agama dan Masyarakat, Kapolres Lampung Selatan Pererat Sinergi Lewat ‘Sabuk Kamtibmas


Pena Nusantara
| LAMPUNG SELATAN
– Upaya menjaga kondusivitas wilayah tidak bisa dilakukan sendirian oleh aparat penegak hukum. Menyadari hal tersebut, Polres Lampung Selatan kembali memperkuat barisan dengan merangkul berbagai elemen masyarakat melalui kegiatan silaturahmi bertajuk “Sabuk Kamtibmas”

Bertempat di ruang koridor Polres Lampung Selatan pada Senin (11/5/2026), suasana hangat menyelimuti pertemuan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Lampung Selatan, AKBP Toni Kasmiri. Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres serta tokoh-tokoh lintas organisasi keagamaan, pemuda, hingga perangkat desa.

Dalam arahannya, AKBP Toni Kasmiri menekankan pentingnya peran aktif masyarakat sebagai mata dan telinga kepolisian di lapangan. Ia berharap, melalui forum ini, masyarakat dapat menjadi bagian dari sistem deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.

"Keamanan wilayah adalah tanggung jawab kita bersama. Kami ingin masyarakat turut aktif dan cepat tanggap terhadap setiap persoalan sosial yang muncul, agar tidak berkembang menjadi gangguan kamtibmas yang lebih besar," tegas Toni.

Ia juga menitipkan pesan agar warga tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas sumbernya atau berita hoaks yang dapat memecah belah persatuan.

Pertemuan ini tak sekadar menjadi ajang sosialisasi, namun juga wadah dialog dua arah. Sejumlah tokoh yang hadir pun memberikan apresiasi serta usulan konstruktif bagi kepolisian:

Abdul Haris (Ketua PCNU Lampung Selatan): Mengapresiasi langkah jemput bola ini dan berharap kegiatan serupa bisa menyentuh hingga ke tingkat Polsek.

KH Hamim Fadil: Mengusulkan pengaktifan kembali Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) hingga ke level terbawah guna mempererat hubungan emosional antara warga dan aparat.

Ahmad Sopyan: Menegaskan komitmen para tokoh agama untuk membantu menciptakan rasa aman dan damai di wilayah Lampung Selatan.

Selain membahas strategi keamanan, pertemuan yang berlangsung sekitar 1,5 jam ini juga diwarnai momen khidmat. Menjelang penutupan, seluruh peserta yang hadir menundukkan kepala untuk melakukan doa bersama bagi almarhum Bripka Arya Supena, yang dipimpin langsung oleh KH Hamim Fadil.

Kegiatan yang berakhir pada pukul 11.30 WIB ini berjalan dengan lancar dan penuh keakraban. Semangat sinergi yang terbangun diharapkan menjadi fondasi kuat dalam menjaga Lampung Selatan tetap kondusif di masa mendatang. ( ROY )


Posting Komentar

0 Komentar