Pena Nusantara |Pontianak Kalbar —Dewan Pimpinan Pusat Partai Hanura gelar Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Nasional bagi anggota fraksi Partai Hanura DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota Se-Indonesia, bertempat di Hotel Novotel Pontianak, Jum'at (01/05/26) di buka secara resmi oleh Ketua Umum DPP Partai Hanura Dr.(HC) H.Oesman Sapta Odang (OSO).
Kegitan Bimteknas ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pemahaman politik, tata kelola pemerintahan, serta disiplin dalam menjalankan kewajiban kepemiluan.
Dalam forum tersebut, ditegaskan bahwa setiap partai politik memiliki tanggung jawab konstitusional untuk menjalankan seluruh tahapan pemilu secara tertib, transparan, dan sesuai regulasi yang berlaku. Peran pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri dinilai krusial dalam memastikan sistem kepemiluan berjalan konsisten dan berintegritas di seluruh wilayah Indonesia.
Penegasan Kewajiban Partai dalam Pemilu,Bimtek ini menyoroti pentingnya kedisiplinan partai politik dalam menjalankan fungsi demokrasi, mulai dari pendidikan politik, penguatan struktur organisasi, hingga kepatuhan terhadap aturan pemilu.
Seluruh anggota fraksi diingatkan bahwa partai politik bukan hanya alat kontestasi kekuasaan, tetapi juga pilar utama dalam menjaga kualitas demokrasi. Oleh karena itu, setiap langkah politik harus berorientasi pada kepentingan publik serta menjunjung tinggi prinsip hukum dan etika.
Sinkronisasi Kebijakan Pusat dan Daerah,Selain isu kepemiluan, kegiatan ini juga menekankan pentingnya sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah. Anggota DPRD sebagai representasi politik di daerah diharapkan mampu menerjemahkan program nasional ke dalam kebijakan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat lokal.
Koordinasi lintas level pemerintahan menjadi kunci agar pelaksanaan program pembangunan berjalan efektif, tanpa tumpang tindih maupun hambatan birokrasi.
Penguatan Kapasitas dan Integritas Kader,Bimtek Nasional ini juga menjadi sarana peningkatan kapasitas bagi para legislator dari Partai Hanura, baik dalam aspek legislasi, pengawasan, maupun penganggaran. Penguatan integritas dinilai sebagai fondasi utama agar kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif tetap terjaga.
Dalam dinamika politik yang terus berkembang, kader partai dituntut tidak hanya adaptif, tetapi juga konsisten dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat secara nyata.
Agenda Nasional Tokoh Hukum,Di sisi lain, Yusril Ihza Mahendra disebut tengah menjalankan agenda dari Jakarta menuju Kalimantan Barat dalam rangka kegiatan politik dan pemerintahan yang berkaitan dengan penguatan sistem hukum dan tata kelola negara.
Kegiatan Bimtek Nasional ini menjadi pengingat bahwa konsolidasi partai tidak hanya soal strategi politik, tetapi juga tentang tanggung jawab moral dalam menjaga demokrasi. Dengan penguatan kapasitas dan disiplin terhadap aturan, partai politik diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan yang berpihak pada rakyat.
Tampak hadir Yusril Ihza Mahendra Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Ketua Umum DPP Partai Hanura Dr.(HC) H.Oesman Sapta Odang (OSO), Rocky Gerung,Gubernur Kalbar Ria Norsan, Walikota Pontianak Ir.H.Edi Rusdi Kamtono,M.M,M.T, Ketua DPD Partai Hanura Kalbar Dian Eka Muchairi Putra, Walikota Singkawang Tjia Chui Mi,para Kader Partai Hanura Kalbar.
Syaiful/Tim Red

0 Komentar