Pena Nusantara | Kubu Raya Kalbar – Keberadaan kandang ayam yang berada berdekatan dengan lingkungan sekolah menuai keluhan dari warga dan para orang tua murid. Kondisi tersebut terjadi di kawasan SDN 22 Parit Selatan RT 02 RW 02, Desa Mega Timur, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Jum'at (15/05/26)
Warga menilai aktivitas kandang ayam tersebut mulai mengganggu kenyamanan proses belajar mengajar. Selain bau menyengat, serbuan lalat juga disebut semakin parah dan berdampak langsung terhadap aktivitas anak-anak di sekolah.
Sejumlah emak-emak yang ditemui Tim Investigasi Redaksi Pena Nusantara mengaku khawatir terhadap kesehatan anak-anak mereka, terlebih saat kegiatan Makan Bergizi Gratis (MBG) berlangsung di sekolah, bebernya.
“Lalatnya sangat banyak, bau juga menyengat. Anak-anak jadi terganggu saat mau makan MBG di sekolah,” ungkap salah seorang warga.
Keluhan tidak hanya datang dari lingkungan sekolah. Warga sekitar juga mempertanyakan pengelolaan limbah kandang yang diduga mengalir ke aliran air di parit sekitar permukiman.
“Kami warga menggunakan air dari sungai yang mengalir di parit kami, karena kami tidak ada layanan PDAM,” ujar warga kepada awak media.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan masyarakat terkait izin lingkungan dan pengawasan terhadap aktivitas peternakan tersebut. Warga berharap pemerintah daerah, khususnya instansi terkait, segera turun tangan melakukan pemeriksaan menyeluruh.
Masyarakat meminta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kubu Raya lebih proaktif dalam menindaklanjuti laporan warga, terutama terkait dugaan pencemaran lingkungan dan dampak kesehatan bagi anak-anak sekolah maupun masyarakat sekitar.
Selain itu, warga juga berharap adanya evaluasi terhadap jarak kandang ternak dengan fasilitas pendidikan, mengingat keberadaan kandang yang terlalu dekat dinilai berpotensi mengganggu kenyamanan serta kesehatan lingkungan belajar.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola kandang ayam terkait keluhan warga tersebut.
Syaiful/Redaksi

0 Komentar