Pena Nusantara | Bondowoso — Semangat gotong royong tampak dalam proses pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Gading Sari, Kecamatan Pakem, Kabupaten Bondowoso. Tahap pengecoran balok tarik yang menjadi bagian vital konstruksi kini tengah dikebut, Minggu (3/5/2026).
Babinsa Posramil 0822/05 Pakem, Sertu Agus Budi, turut serta bersama warga dalam proses pengecoran tersebut. Tidak akan ditinggalkan oleh Pembina Desa Gading Sari sebab warga dengan yang ada di wilayah desa tersebut adalah binaannya.
Babinsa bersama masyarakat bahu-membahu memastikan setiap tahapan berjalan dengan baik. Mulai dari pengadukan material hingga proses pengecoran balok tarik dilakukan secara teliti demi menjamin kekuatan struktur jembatan.
“Pengecoran balok tarik ini sangat menentukan kekuatan jembatan, sehingga harus dikerjakan dengan benar, perhitungan yang matang dan kebersamaan untuk meringankan pekerjaan” ujar Sertu Agus Budi.
Kehadiran Babinsa tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga ikut bekerja langsung bersama warga, mengoordinasikan pekerjaan sekaligus memastikan faktor keamanan tetap terjaga. Jembatan ini nantinya akan menjadi akses penting yang menghubungkan Desa Gading Sari, Bondowoso, dengan Desa Sumber Argo, Situbondo, yang selama ini cukup terbatas terutama saat musim hujan.
Untuk diketahui, bahwa selama ini warga membuat dari bambu dan disaat musim penghujan akan terbawa arus. Kali ini, jembatan Garuda yang dibangun dengan memerhatikan ketinggian air sungai bila pasang, yang tentunya badan jembatan dibangun diatas dari titik pasang air sungai.
Secara terpisah, Danposramil 0822/05 Pakem Peltu Agus S. menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat.
“Babinsa harus hadir dan menjadi solusi di tengah masyarakat. Pembangunan ini akan membuka akses ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga,” tegasnya.
(Pendim 0822/Yetno)

0 Komentar