Pena Nusantara I Malang, Jatim, – Dinas Perhubungan Kabupaten Malang bergerak cepat melakukan pemangkasan dan penebangan pohon rawan tumbang di area samping depan halaman kantor DISHUB, Jalan Talanggagung, Kepanjen, Kabupaten Malang, Kamis (21/5/2026).
Langkah antisipatif ini dilakukan menyusul meningkatnya potensi cuaca ekstrem yang dalam beberapa pekan terakhir kerap disertai hujan deras dan angin kencang di sejumlah wilayah Kabupaten Malang.
Kondisi tersebut dinilai rawan memicu pohon tumbang yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat dan pengguna jalan.
Kegiatan pemangkasan dipimpin langsung oleh Plt Kepala UPT Kepanjen, Prayitno SE,.MM, bersama jajaran anggota DISHUB serta dibantu petugas dari PU Bina Marga. Pohon-pohon yang sudah tua, lapuk, dan berisiko tumbang menjadi prioritas penanganan untuk mencegah terjadinya insiden di kawasan perkantoran maupun fasilitas umum.
Prayitno menjelaskan, langkah cepat tersebut dilakukan setelah sebelumnya terjadi peristiwa pohon tumbang di wilayah UPT Dinas Perhubungan Kecamatan Tumpang yang menimpa kios warga akibat terpaan angin kencang.
“Bulan kemarin terjadi pohon tumbang di wilayah Tumpang saat angin kencang dan menimpa kios warga. Dari kejadian itu kami langsung melakukan langkah antisipasi dengan pemangkasan dan perapian pohon di sekitar perkantoran maupun area kios agar kejadian serupa tidak kembali terjadi,” ujarnya.
Menurutnya, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. Karena itu, pihaknya terus melakukan pemetaan terhadap pohon-pohon yang dianggap rawan tumbang di sejumlah titik wilayah kerja DISHUB Kabupaten Malang.
Selain melakukan pemangkasan, DISHUB juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat melintas di kawasan yang banyak ditumbuhi pepohonan besar, terutama ketika hujan deras dan angin kencang terjadi.
Melalui kegiatan ini, DISHUB Kabupaten Malang berharap potensi kecelakaan maupun kerugian material akibat pohon tumbang dapat diminimalisir, sehingga tercipta lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat. (dwi)

0 Komentar