Pena Nusantara | Kendal -- Akses jalan sepanjang 1 kilometer dari Arteri Pantura Kendal hingga menuju ke desa Wonorejo Kecamatan Kaliwungu yang kini dalam kondisi rusak, akan segera dibangun di tahun 2026 dengan APBD Kabupaten Kendal sebesar Rp 400 juta.
Hal ini seperti yang disampaikan oleh Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari kepada Pena Nusantara.News usai memberikan bantuan beras dan minyak goreng secara simbolis kepada warga desa Nolokerto beberapa hari lalu.
Bupati Kendal yang sering dipanggil "Mbak Tika" mengatakan bahwa pembangunan jalan desa Wonorejo itu sudah lama diinginkan warga, karena satu-satunya akses ekonomi dan kelancaran aktivitas sehari-hari bagi warga setempat.
"Saya sudah lama mendapatkan informasi tentang akses jalan desa Wonorejo yang rusak itu. Maka saat ada agenda kunjungan kerja ke KIK, sengaja saya lewat jalan ini untuk membuktikan kepedulian saya terhadap desa ini," jelas Bupati Kendal.
Desa Wonorejo dengan hadirnya Kawasan Industri Kendal (KIK), diakui Bupati Kendal menjadi satu-satunya desa yang terdampak baik secara ekonomi dan pembangunan peninggian jalan hingga saat musim hujan menjadi langganan banjir.
"Akses jalan desa Wonorejo itu jalan kabupaten menjadi tanggungjawab Pemda untuk membangunnya," tegasnya.
Secara terpisah, Kepala Desa Wonorejo Hisyam Ali mengatakan bahwa akses jalan menuju desa Wonorejo itu dulu beraspal. "Kerusakan itu terjadi karena dilalui oleh armada truk yang angkut tanah urugan ke KIK, selain oleh genangan air hujan di musim penghujan," ungkapnya.
Hingga hari ini, akses jalan itu disampaikan Hisyam Ali tetap dipakai meski dalam kondisi rusak karena lebih cepat untuk aktivitas warga daripada melewati jalan poros KIK. "Mendengar Bupati akan segera bangun akses jalan itu, kami sangat senang dan mengucapkan apresiasi atas perhatiannya," ujar Hisyam Ali.
Harapannya, akses jalan desa Wonorejo dibangun dengan konstruksi rabat beton agar lebih kuat dan tahan lama karena untuk menunjang pertumbuhan ekonomi desa Wonorejo dengan hadirnya KIK dan para pendatang yang bertempat tinggal di desa Wonorejo.
"Dengan pembangunan KIK, warga sangat terbantukan terutama dalam penyerapan tenaga kerja dan peningkatan SDM yang dahulu warga hanya lulus SLTP sekarang sudah meningkat ke tingkat SLTA, bahkan ada yang kuliah. Saat ini warga kami sudah 80% terserap di KIK," pungkasnya.
Sriyanto

0 Komentar