Pena Nusantara | Malang – Semangat berbagi dan kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan kembali terasa di Desa Pringgodani, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Sebanyak 39 anak yatim menerima santunan dalam kegiatan yang digelar Yayasan Baitul Maal YBM PLN bersama Pemerintah Desa Pringgodani, Minggu (15/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di kediaman Hj. Indahyani, Dusun Sumberbendo RT 18/RW 03 tersebut juga dirangkaikan dengan buka puasa bersama. Acara ini dihadiri keluarga KSM Kepak Sayap Pringgodani, para relawan, pendamping desa YBM PLN, serta para pendamping dari seluruh wilayah Desa Pringgodani.
Pendamping Desa YBM PLN, Utami Yuliani, mengatakan kegiatan santunan ini menjadi bagian dari komitmen YBM PLN untuk terus hadir membantu masyarakat, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
“Ramadhan adalah momentum untuk memperkuat kepedulian sosial. Kami berharap santunan ini tidak hanya membantu secara materi, tetapi juga memberikan semangat dan kebahagiaan bagi anak-anak yatim,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi antara lembaga sosial, relawan, dan masyarakat desa menjadi kunci dalam menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi warga.
Sementara itu, Hj. Indahyani menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak yang terlibat.
“Kami sangat bersyukur dapat berbagi dengan anak-anak yatim di bulan Ramadhan ini. Terima kasih kepada YBM PLN, para relawan, serta semua pihak yang telah membantu sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” katanya.
Ia berharap kegiatan sosial seperti santunan anak yatim dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan istighosah dan doa bersama, dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada 39 anak yatim. Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan.
Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian terhadap sesama.
(Dwi)

0 Komentar