Header Ads Widget

Header Ads

Ticker

6/recent/ticker-posts

Panic Buying Picu Lonjakan Konsumsi BBM di Pontianak, Kapolresta: Penimbun Pertalite dan Solar Akan Ditindak


Pena Nusantara
|Pontianak, Kalbar
- Polda Kalbar – Isu panic buying yang sempat beredar di tengah masyarakat memicu lonjakan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di Pontianak selama bulan Ramadan. Menyikapi kondisi tersebut, Kapolresta Pontianak menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas oknum yang melakukan penimbunan BBM jenis Pertalite maupun Solar. Hal itu disampaikan Kapolresta saat melakukan peninjauan ke SPBU Parit H. Husin II di Jalan Parit H. Husin II, Kecamatan Pontianak Tenggara, Rabu (11/03/26).


Peninjauan tersebut dilakukan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Pontianak (Forkopimda) serta perwakilan Pertamina wilayah Kalimantan Barat. Kegiatan ini bertujuan memastikan ketersediaan dan distribusi BBM tetap aman di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Ramadan.


Kapolresta menjelaskan, konsumsi BBM di Kota Pontianak mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa hari terakhir.


“Setiap hari biasanya ada sekitar 500 ribu liter BBM yang dikonsumsi masyarakat. Namun selama Ramadan ini, dalam empat hari terakhir terjadi peningkatan kurang lebih 20 persen,” ujarnya.


Menurutnya, peningkatan tersebut dipengaruhi beberapa faktor, salah satunya isu panic buying yang sempat beredar di masyarakat sehingga memicu pembelian BBM secara berlebihan.


Karena itu, Kapolresta mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Ia juga memastikan aparat bersama pihak terkait akan terus melakukan pengawasan terhadap distribusi BBM.


Apabila ditemukan pelanggaran yang dilakukan oleh SPBU, maka Pertamina sebagai pembina akan mengambil tindakan. Sementara jika pelanggaran tersebut masuk dalam ranah pidana, penanganannya akan dilakukan oleh Polresta Pontianak.


Kapolresta juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif serta mempercayakan pengawasan distribusi BBM kepada pemerintah.


“Kami harapkan masyarakat tetap tenang dan menghadapi situasi ini bersama. Negara hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman. Jika ada SPBU yang diduga melakukan pelanggaran, silakan dilaporkan ke Pertamina atau Polresta Pontianak agar dapat segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.


Humas Polresta Pontianak 


Syaiful

Posting Komentar

0 Komentar