Header Ads Widget

Header Ads

Ticker

6/recent/ticker-posts

TNI Dorong Revolusi Pengelolaan Sampah, Dandim 0822 Bondowoso Perkuat Sinergi Lintas Sektor


Pena Nusantara
| Bondowoso
– Komitmen TNI dalam mendukung program prioritas nasional di bidang lingkungan kembali ditegaskan melalui kegiatan Video Conference (Vicon) tentang Sosialisasi Gerakan Lingkungan Bebas Sampah (Zero Waste) oleh Mabes TNI yang dilaksanakan di Makodim 0822 Bondowoso, Kamis (26/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Vidcon Makodim 0822 Bondowoso tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 0822 Bondowoso, Letkol Inf Prawito, serta diikuti unsur Forkopimda dan instansi terkait.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain perwakilan Kapolres Bondowoso, Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Bondowoso, Kepala BPBD Bondowoso, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, serta jajaran Perwira Staf Kodim 0822.

Dalam sambutannya pada vicon, Ketua Program TNI Zero Waste Jawa Timur menyampaikan bahwa program ini merupakan implementasi dari Nota Kesepahaman antara Kementerian Lingkungan Hidup dan TNI, serta diperkuat dengan Surat Telegram Panglima TNI dan TNI AD tentang peran aktif satuan dalam pengurangan dan pengelolaan sampah.

Salah satu inovasi unggulan yang diperkenalkan adalah mesin insinerator Motah (mesin olah sampah) yang mampu mengurai hingga 16 ton sampah per hari. Mesin tersebut memiliki suhu pemusnahan mencapai 1.000 derajat Celsius, tidak menggunakan listrik maupun bahan bakar, serta telah memiliki hak paten dan standar nasional.

Menanggapi program tersebut, Dandim 0822 Bondowoso Letkol Inf Prawito menegaskan bahwa Kodim 0822 siap mendukung dan mengimplementasikan Gerakan Zero Waste di wilayah Teritorialnya.

“Kodim 0822 Bondowoso berkomitmen untuk menjadi bagian aktif dalam mendukung program TNI Zero Waste. Ini bukan hanya program internal TNI, tetapi gerakan bersama lintas sektor demi menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan produktif,” tegasnya.

Menurutnya, kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta dinas terkait menjadi kunci keberhasilan program tersebut di tingkat daerah.

Program nasional ini menargetkan pada tahun 2029 sebanyak 100 persen sampah dapat terkelola, dengan TPA hanya menerima residu akhir. Selain mengurangi beban lingkungan, program ini juga membuka peluang ekonomi melalui pengolahan sampah menjadi produk bernilai guna seperti paving block, kompos, budidaya maggot, hingga eco enzyme.

Melalui kegiatan vicon ini, Kodim 0822 Bondowoso menunjukkan kesiapan dan peran strategisnya dalam mendukung kebijakan Mabes TNI sekaligus membantu pemerintah daerah dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah berbasis sumber dan pemberdayaan masyarakat.

(Pendim 0822/Yetno)

Posting Komentar

0 Komentar