Header Ads Widget

Header Ads

Ticker

6/recent/ticker-posts

Ngopi Bareng Meriahkan Hari Pers Nasional di Banyuwangi – IWB dan Pasopati Jatim, Peran Pers untuk Ekonomi Berdaulat


Pena Nusantara
- Banyuwangi
, – Meriahkan Hari Jadi Pers Nasional, Info Warga Banyuwangi (IWB) dengan Pasopati Jatim menggelar acara "Ngopi Bareng" bersama rekan-rekan wartawan dan aktivis. Salah satu aktivis senior, M. Yunus Wahyudi, juga turut hadir untuk meramaikan perayaan tahunan ini.
 
Seperti aliran sungai yang memberi kehidupan pada lahan sekitarnya, pers adalah urat nadi yang menghubungkan kekuasaan dengan masyarakat. Informasi yang disampaikannya bagaikan air yang menyuburkan pemahaman dan mendorong kemajuan bangsa.
 
"Mengacu pada tema nasional Hari Pers Nasional Tahun 2026 yaitu "Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat", IWB dan Pasopati Jatim menyelenggarakan di Cafe Becak, Dusun Kaliasan, Desa Sempuh, Kecamatan Sempuh. Acara ini bukan sekadar momen tahunan, melainkan kesempatan untuk merenung mendalam tentang makna pers dalam pembangunan dan konstruksi bangsa.
 
Konsep "ngopi bareng" yang diusung tidak hanya sebagai bentuk kesantrian dan keakraban, melainkan juga simbol kedekatan serta komunikasi dua arah yang transparan dan independen antara pers, aktivis, dan masyarakat.
 
"Dalam sambutan resmi Ketua IWB (Info Warga Banyuwangi), arbi arbain ungkapkan bahwa dalam kurun waktu 3 hari terakhir terjadi kasus korban hilangnya nyawa. Dua orang tewas di bekas tambang galian C yang berada di Desa Badean dan Desa Karangbendo. Selain itu, iwb akan lakukan aksi demonstrasi di Kejaksaan Negeri Surabaya pada hari Senin, tanggal 16 Februari 2026.
 
mengangkat pentingnya peran pers sebagai wadah aspirasi masyarakat dan penjaga akuntabilitas kekuasaan di tengah dinamika perkembangan zaman. Ia juga menekankan komitmen IWB untuk terus menghadirkan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi masyarakat Banyuwangi.
 
Sambutan kedua disampaikan oleh aktivis senior M. Yunus Wahyudi, yang mengajak seluruh elemen pers dan aktivis untuk terus memperkuat sinergi dalam membangun ekosistem pers yang sehat. Ia menekankan bahwa pers yang kredibel tidak hanya menjadi sumber informasi, tetapi juga motor penggerak nyata bagi pertumbuhan ekonomi berdaulat dan penguatan karakter bangsa yang tangguh.

Bangsa yang kuat membutuhkan informasi yang jernih. Ekonomi yang berdaulat membutuhkan transparansi. Dan pers yang sehat membutuhkan komitmen kolektif, dari negara, pelaku industri, hingga masyarakat.

"Hari Pers Nasional tahun ini, semoga menjadi momentum titik balik media berjaya mengudara di hadapan pembaca. Peringatan tahun ini semoga menjadi penyemangat para pengelola media untuk bisa menjaga marwah jurnalistik yang berkualitas, dengan ditopang oleh para pengelola di redaksi dan jurnalis di lapangan menggunakan standar profesional dalam bertugas.

(Hidayat)

Posting Komentar

0 Komentar