Header Ads Widget

Header Ads

Ticker

6/recent/ticker-posts

Lapor Jenderal Peti Di Nanga Tempunak Masih Masif Warga Tunggu Janji Bapak Berantas Peti


Pena Nusantara
|Sintang, Kalbar
- disela-sela hangatnya program pemberantasan pertambangan emas tanpa ijin di Polda Kalimantan Barat, dan atensi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dan Kapolda Kalimantan Barat Irjen Polisi Pipit Rismanto, untuk memerintahkan kepada Semua jajaran Aparat Penegak Hukum Kepolisian untuk menindak tegas para Penambang Tanpa Ijin yang dapat merusak ekosistem alam, Jum'at (13/02/26).


Berdasarkan ada Informasi yang berkembang di Kalangan Masyarakat sekitar Tempunak bahwa masih marak kegiatan Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Ijin (PETI), Tim media ini pun melakukan Investigasi kelapangan langsung untuk keakuratan informasi yang ada.


Mengejutkan, berdasarkan pantauan tim awak media ini di lapangan ternyata informasi awal benar bahwa aktivitas PETI masih Masif, dan ironisnya lagi kegiatan tersebut tidak jauh dari lingkaran Kantor Polsek Tempunak, lebih jelasnya bertepatan berseberangan Mako Polsek.


Hal ini menjadi kecaman keras salah satu warga yang enggan namanya di ungkapkan dan dirahasiakan.


"Ya mungkin bapak melihat sendirilah berapa jauh jarak tempuh kantor Polsek dan Aktivitas pertambangan tersebut, kami sangat resah pak dengan suara mesinnya, karna ini dekat pemukiman warga, di sungai lagi pak," ucap salah satu Warga saat di jumpai awak media ini Senin, (09/02/26)


Ironisnya, warga juga menyampaikan bahwa aktivitas PETI di Sungai Kapuas tersebut sudah berjalan cukup lama, dan Statment Kapolda Kalbar tentang Pemberantasan PETI, terbukti hingga hari ini masih marak dan masif di sekitaran Sungai Kapuas Kecamatan Tempunak Kabupaten Sintang.


"Kegiatan PETI itu masih marak dan masif di Sungai pak, pembicaraan pak Kapolda Kalbar mana,tak digubris dan tidak dengar oleh bawahan nya, buktinya masih berjalan dan terang-terangan mereka kerja di sunggai seberang Kantor Polsek Tempunak, mana lah Penambang takut Pak," ujarnya.


"Sikapi hal PETI di Sungai Kapuas ini pak, kami berharap kepada Kapolda benar-benar bertindak tegas terhadap pelaku usaha Pertambangan Emas yang ada, karna dapat merusak ekosistem alam sungai, keruh dan dangkal pak," harap warga.


Saat awak media ini konfirmasi ke Aparat Penegak Hukum Setempat Kapolsek Tempunak dan Kapolres Sintang melalui Via WhatsApp tidak memberikan tanggapan dan Terkesan GHOSTING.


Penulis: Rabi


Syaiful/Red

Posting Komentar

0 Komentar