Header Ads Widget

Header Ads

Ticker

6/recent/ticker-posts

Ketum DPP LAKI dan MCI, Meminta Badan Gizi Nasional Segera Copot Kepala MBG Reginonal Kalbar


Pena Nusantara
| Pontianak Kalbar
-- Maraknya persoalan yang timbul  terhadap Program Makan Bergizi khususnya wilayah kalbar dari persoalan keracunan,menu gizi  yang tidak sesuai, sampai menuai protes oleh masyarakat bahkan mirisnya lagi MBG dikembalikan siswa dengan berbagai alasan tentu sangat tepat Ketua Reginonal MBG Kalbar tidak mampu untuk mengatasinya. Saat nya Laki minta MBG Nasional untuk mencopot Ketua Regional Kalbar untuk diganti dengan orang yang memiliki kemampuan dan keahlian, ungkap Ketua Umum DPP LAKI dan Ketua Umum MCI Burhanuddin Abdullah,SH saat di temui awak media, Jum'at (27/02/26)

Lanjut Burhanuddin mengatakan kembali,ini timbu kekhawatiran program Presiden Prabowo Subianto ini yang begitu menarik akan menjadi buruk, Karena itu untuk mencapai harapan Masyarakat untuk.memperoleh Pelayanan Makanan Bergizi perlu pengelolaan yang baik.

Begitu juga Laki minta BPK atau BPKP Perwakilan Kalbar untuk segera melakukan Audit tentang Penggunaan Anggaran dan persyaratan bagi pendirian SPPG apa sudah sesuai apa belum. Ini perlu evaluasi berjenjang sejak permulaan sampai saat ini. Dikhawatirkan Program MBG ini akan menjadi siasat yang semata mata untuk mencari keuntungan besar bagi pelaksana dengan mengabaikan kepentingan siswa itu sendiri untuk memperoleh Gizi yang baik, Audit Penggunaan Anggaran.

Keberadaan siswa wilayah kalbar tidak sama kondisinya. Hingga harus disesuaikan menu nya
Bisa dibayangkan saja siswa yang berada di pedalaman itu butuh waktu untuk menyiapkan persediaan menunya.

Tidak bisa instan, perlu waktu, Karena itu pengaturan menu harus sesuai dengan kondisi,nah ini perlu keahlian untuk mengaturnya.

Memang butuh pemimpin yang ahli. Kita sangat prihatin tentang peristiwa keracunan yang pernah terjadi. Kayak kejadian keracunan  340 siswa. Ini menjadi penilaian buruk masyarakat terhadap program ini.

Ini siapa yang salah dan bagaimana pertanggung jawaban,apa harus dibiarkan begitu saja tanpa ada sanksinya,tanya Burhanudin Abdullah Ketum DPP Laki

Untung saja masih korban keracunan. Bila ada sampai yang meninggal  gimana itu. Burhan yang juga Ketua Pro Garda Indonesia Bersatu Kalbar ikut memantau perkembangan MBG Kalbar.

Closing statement Burhanuddin meminta kepada Aparat Hukum untuk melakukan tindakan hukum bila terjadi siswa keracunan,agar tidak timbul korban berikutnya.

Sumber Humas DPP LAKI dan Media Centre Indonesia 

Syaiful

Posting Komentar

0 Komentar