Header Ads Widget

Header Ads

Ticker

6/recent/ticker-posts

Inspiratif! Anggota Satpol PP di Lampung Selatan Sukses Jadi Juragan Burung Puyuh, Tembus Pasar Nasional


Pena Nusantara| LAMPUNG SELATAN
Dedikasi dalam bertugas sebagai abdi negara tak menghalangi Restu Budi Kurniawan untuk menjadi pengusaha sukses. Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang bertugas di Kantor Camat Palas, Lampung Selatan ini berhasil membuktikan bahwa usaha sampingan jika ditekuni dengan serius dapat membuahkan hasil yang luar biasa.

​Pria yang akrab disapa Mastu (33) ini mulai merintis budidaya puyuh petelur sejak tahun 2019. Berawal dari 250 ekor burung puyuh untuk mengisi pekarangan kosong dan menyalurkan hobi, kini usahanya telah berkembang pesat. Tak hanya fokus pada telur, ia juga merambah ke pengembangan bibit indukan.

​"Awalnya hanya iseng memanfaatkan pekarangan. Namun setelah ditekuni, ternyata keuntungannya sangat menjanjikan," ujar Mastu saat ditemui di lokasi peternakannya.

​Kini, Mastu kewalahan memenuhi permintaan bibit dari berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Pulau Sumatera hingga Papua. Untuk telur sendiri, ia telah menjadi pemasok utama bagi 6 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan suplai minimal 150 kilogram per minggu.

Keberhasilan Mastu tidak dinikmatinya sendiri. Ia turut membantu pemerintah daerah dalam mengurangi angka pengangguran dengan memberdayakan warga sekitar. Menurutnya, beternak puyuh relatif mudah dan tidak menyita banyak waktu di tengah kesibukannya sebagai anggota Satpol PP.

​Bagi warga yang ingin memulai, ia bahkan menyediakan paket hemat seharga Rp15,5 juta. Dengan modal tersebut, peternak pemula sudah mendapatkan 1.000 ekor burung puyuh, kandang, serta fasilitas konsultasi gratis hingga berhasil.

Camat Palas, Rosalina, memberikan apresiasi tinggi terhadap kreativitas anggotanya tersebut. Ia menilai Mastu adalah sosok role model bagi pemuda di Lampung Selatan.

​"Saya sangat bangga dengan anak muda yang kreatif. Mas Restu ini menginspirasi banyak orang untuk mandiri secara ekonomi tanpa meninggalkan tugas utamanya sebagai Satpol PP," ungkap Rosalina.

​Meski sempat mengalami pahitnya kerugian akibat serangan penyakit burung dan penipuan oleh supplier, Mastu tetap bangkit. Kini, semangatnya telah menular ke warga sekitar hingga muncul 12 peternak baru di kampungnya dengan populasi ratusan ribu ekor. Cita-citanya satu: menjadikan Kecamatan Palas sebagai sentra burung puyuh di Provinsi Lampung. (Roy Shandy)

Posting Komentar

0 Komentar