Pena Nusantara | Jakarta – 3 Februari, Generasi Negarawan Indonesia (GNI) Jabodetabek menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) efektif menekan angka anak putus sekolah sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat. Capaian tersebut dinilai tidak terlepas dari kepemimpinan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, dalam mengawal dan menjalankan program strategis nasional secara terarah dan berkelanjutan.
Ketua GNI Jabodetabek, Ruslan Padli, menyampaikan bahwa MBG merupakan kebijakan terintegrasi yang menyentuh langsung persoalan mendasar bangsa, yakni kualitas gizi anak, keberlanjutan pendidikan, serta penguatan ekonomi rakyat.
“Di bawah kepemimpinan Pak Dadan Hindayana, program MBG dijalankan dengan pendekatan yang terukur dan berbasis kebutuhan riil masyarakat. Dampaknya nyata, terutama dalam meningkatkan kehadiran siswa, menekan potensi putus sekolah, serta menggerakkan ekonomi lokal,” ujar Ruslan dalam keterangannya.
Menurut GNI Jabodetabek, kehadiran MBG di sekolah-sekolah menjadi faktor penting bagi keluarga kurang mampu agar anak-anak mereka tetap melanjutkan pendidikan. Asupan makanan bergizi membantu meningkatkan konsentrasi belajar sekaligus meringankan beban ekonomi rumah tangga.
Di sisi lain, pelaksanaan MBG juga dinilai berhasil menciptakan efek berganda bagi perekonomian. Pelibatan petani, peternak, nelayan, UMKM pangan, tenaga dapur, hingga distribusi logistik menunjukkan bahwa MBG tidak hanya bersifat sosial, tetapi juga produktif dan memberdayakan.
“Kepala BGN berhasil memastikan MBG tidak berhenti sebagai program bantuan, melainkan menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat dan penguatan rantai pasok pangan lokal,” jelas Ruslan.
GNI Jabodetabek menegaskan bahwa keberhasilan MBG merupakan bagian dari komitmen pemerintah dan Presiden Republik Indonesia dalam membangun sumber daya manusia unggul dan berdaya saing. Oleh karena itu, GNI Jabodetabek menyatakan dukungan penuh terhadap Badan Gizi Nasional dalam menjaga keberlanjutan dan perluasan program MBG.
“MBG adalah investasi jangka panjang bangsa. Selama dipimpin dengan integritas dan profesionalisme seperti yang ditunjukkan Kepala BGN saat ini, kami optimistis program ini akan menjadi fondasi kuat bagi masa depan Indonesia,” tutup Ruslan.
(Red)

0 Komentar