Pena Nusantara | Kendal -- Siapa tidak kenal dengan penari unik yang selalu memukau bila sedang manggung. Dialah seorang penari Indonesia yang selalu menirukan dan bergaya perempuan dalam pertunjukan tari tradisional Jawa dan Bali.
Dia adalah seorang lelaki yang lahir pada 13 November 1954 (72 tahun) bernama Didik Hadiprayitno, terlahir dengan nama Kwee Tjoen An, lebih dikenal dengan nama panggung "Didik Nini Thowok" pada Jumat malam (30/1/2026) diundang manggung di acara natal bersama umat Kristen dan Katholik se Kabupaten Kendal di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal.
Usai manggung, di ruang lobi kantor bupati Kendal kepada Pena Nusantara.News menyampaikan kekagumannya dengan masyarakat Kendal yang memiliki kesadaran tinggi untuk menghormati warga beribadah dan berkegiatan keagamaan seperti merayakan Natal di Pendopo Kabupaten dengan suka cita, aman dan nyaman.
"Dalam kehidupan beragama, masyarakat Kendal terlihat sangat toleran dan saling menghargai agama satu dengan yang lain," tuturnya.
Dikatakan pula, dalam hal toleransi beragama ini, Kendal bisa menjadi contoh seluruh masyarakat Indonesia yang bisa hidup berdampingan tanpa ada gesekan.
"Semboyan Bhinneka Tunggal Eka dan pelajaran Pancasila jangan dihafal saja, tetapi harus dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Kita ini bangsa yang besar, terdiri dari beragam suku, budaya dan keyakinannya," pesan Didik Nini Thowok.
Kehadirannya di acara Natal ini, Didik tampil menari dengan gayanya yang khas dan masih memukau para warga jemaat yang hadir di Natal Badan Kerjasama Gereja Kristen Katholik (BKGK2) di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal.
Menyinggung tentang Kendal saat ini, Didik menilai sudah ada kemajuan. Dikatakannya, "Dulu terlihat jalannya kecil-kecil. Sekarang sudah lebar dan bagus. Cuma masih ada rob dan banjir yang harus dibenahi".
Dalam kesempatan itu, Didik berpesan kepada masyarakat Kendal untuk guyup rukun, bersatu dan mendukung program Bupati Kendal sekarang yang baik dan merakyat.
"Semoga Kendal semakin maju dan sejahtera rakyatnya," demikian harapan Didik Nini Thowok disampaikan dengan tersenyum lebar.
Sriyanto

0 Komentar