Header Ads Widget

Header Ads

Ticker

6/recent/ticker-posts

Patut Dicontoh Seorang RT Bisa Menggelar Wayang Kulit Cari Dana Hingga Tembus 25 Juta


Pena Nusantara
| Kendal -- Semangat dalam mengayubagyo dan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI tiap tanggal 17 Agustus tidak pernah padam. Berbagai lomba, tasyakuran hingga gelar seni dan budaya diselenggarakan dari tingkat RT, RW, Dukuh, Desa, Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi hingga Pusat.

Peringatan HUT Kemerdekaan RI  Ke-80 cukup meriah ini khususnya di Kabupaten Kendal merambah hingga tingkat Rukun Tetangga (RT) di dukuh Krajan Desa Ngampel Kulon Kecamatan Ngampel Kabupaten Kendal mampu selenggarakan wayang kulit semalam suntuk dengan pengumpulan dana mencapai Rp 25 juta.

Ketua RT 09/ RW 01 Desa Ngampel Kulon, Mustofa SH.MH selaku panitia penyelenggara gelar wayang Kulit pada Rabu Malam (20/08/2025) mengungkapkan rasa syukurnya dengan terselenggaranya wayang kulit yang baru pertama ini terjadi di kampungnya.

"Kami tidak menyangka dana bisa terkumpul hingga mencapai Rp 25 juta hingga bisa mendatangkan Dalang, Waranggono dan Penabuh Gamelan."Sayangnya dalam bulan Agustus ini banyak dalang sudah diboking hingga Kami bisa menemukan dalang lokal dengan background (geber) wayang kulit ukuran kecil," tuturnya.

Gelar wayang kulit ditengah kampung yang sempit ini, menampilkan dalang Ki Panji Ferdika Saputra dari Sanggar Tunggularas Pareanom Curugsewu Patean Kendal dengan lakon Wahyu Cahyaningrat, menjadi hiburan menarik warga masyarakat dukuh Krajan.

Kesederhanaan tampilan wayang kulit dengan geber kecil, dua sinden dan penabuh comotan tetapi tidak menjadikan penonton kecewa karena seni wayang kulit ini dimata masyarakat masih dianggap hal yang langka dan adiluhung.

Mustofa sebagai penyelenggara mengatakan hanya sekedar menghibur warganya dan nguri-uri budaya nenek moyang selain untuk mengenalkan kepada generasi yang masih anak-anak agar wayang kulit bisa lestari.

"Saya tidak mengundang bapak kepala desa dan juga tidak meminta sumbangan ke Pemerintah Desa Ngampel Kulon. Cukup dari warga dan untuk warga RT 09 saja," ungkap Mustofa kepada Pena Nusantara.News.

Sriyanto

Posting Komentar

2 Komentar