Header Ads Widget

Header Ads

Ticker

6/recent/ticker-posts

Rehabilitasi Saluran Pakisan Diresmikan, Kasdim 0822 Hadiri Momentum Penting untuk Pertanian Bondowoso


Pena Nusantara
| Bondowoso – Menjadi momen bersejarah bagi sektor pertanian di Kecamatan Tlogosari dan Pujer. Bertempat di Kantor UPTD Pengelolaan SDA Wilayah Tlogosari, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid, M.Ag secara resmi meresmikan Rehabilitasi Bangunan dan Saluran Pakisan. Acara yang dihadiri sekitar 150 peserta ini juga dihadiri oleh Kasdim 0822 Mayor Inf Tanuri yang mewakili Dandim 0822, sebagai wujud dukungan TNI terhadap pembangunan infrastruktur pertanian di wilayah tersebut, Kamis (10/07/25)

Kegiatan ini diselenggarakan oleh UPTD Pengelolaan SDA Kec. Tlogosari yang dipimpin M. Hendra Wahyudi, S.T. Dalam laporannya, Plt. Kepala Dinas BSBK, Ansory, menyampaikan bahwa proyek rehabilitasi ini memiliki pagu anggaran senilai Rp532.368.000 dengan kontrak sebesar Rp499.436.900, yang dimulai sejak 23 April 2025 dan dijadwalkan selesai pada 21 Juli 2025. Proyek ini melibatkan tujuh desa di dua kecamatan, termasuk Desa Pakisan, dan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian secara signifikan.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Bondowoso H. Ahmad Dhafir mengapresiasi upaya Pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam merealisasikan rehabilitasi tersebut, meski di tengah efisiensi anggaran nasional. Ia menegaskan bahwa kebersamaan antara legislatif dan eksekutif adalah kunci untuk memastikan keberlanjutan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani yang sangat bergantung pada infrastruktur irigasi yang baik.

Sementara itu, Bupati Bondowoso menegaskan pentingnya infrastruktur pertanian sebagai tulang punggung perekonomian desa. “Saluran ini merupakan sumber energi vital bagi ratusan hektar sawah yang sempat terganggu akibat bencana. Dengan selesainya rehabilitasi ini, kami berharap ketahanan pangan di Bondowoso akan semakin kuat,” ujarnya. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut menjaga dan memelihara hasil pembangunan agar manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke lokasi bendungan dan saluran oleh Forkopimda dan para tamu undangan. Proyek ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antarlembaga dan masyarakat dapat menghasilkan dampak positif yang langsung menyentuh kehidupan petani di daerah pedesaan.

Kegiatan ini ditutup dalam suasana tertib dan penuh semangat gotong royong. Kehadiran Kasdim 0822 bersama unsur Forkopimda lainnya juga menjadi simbol sinergi antara TNI, Pemda, dan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan daerah, sesuai dengan arahan pemerintah pusat untuk memperkuat sektor pertanian nasional.

(Pendim 0822/Rudi)

Posting Komentar

0 Komentar