Pena Nusantara | Pidie -- Hari ini, saya menghadiri peresmian pembangunan Memorial Living Park pada Pos Statis Rumoh Geudong, Gampong Bili, Kecamatan Glumpang Tiga, Pidie
sebuah lokasi yang pernah menjadi saksi bisu atas luka yang dalam di hati rakyat Aceh pada masa Daerah Operasi Militer (DOM).
Peresmian ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi sebuah ikhtiar bersama untuk menata ulang ingatan, menyembuhkan trauma, dan membangun jembatan rekonsiliasi. Kita tidak melupakan sejarah justru kita memilih untuk menghadapinya dengan keberanian, agar generasi mendatang dapat belajar dan tumbuh dalam damai.
Bersama Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Permasyarakatan Prof. Yusril Ihza Mahendra, Wamenkumham Bapak Mugiyanto, serta Wamen PUPR Ibu Diana Kusumastuti, kami meneguhkan komitmen bahwa keadilan dan kemanusiaan adalah fondasi utama pembangunan di Aceh.
Semoga Memorial Living Park ini menjadi ruang yang hidup tempat mengenang, mendoakan, dan memulai kembali, demi masa depan Aceh yang lebih bermartabat dan berkeadilan.
(Red)
0 Komentar