Pena Nusantara | Bondowoso – Semangat membangun ekonomi kerakyatan dari desa kembali digaungkan dalam momentum bersejarah peluncuran kelembagaan 219 Koperasi Merah Putih Desa/Kelurahan se-Kabupaten Bondowoso yang digelar di Pendopo Raden Bagus Assra pada Senin (21/7). Kegiatan ini bertepatan dengan peluncuran nasional 80.000 Koperasi Merah Putih oleh Presiden RI, Jenderal TNI (Purn) H. Prabowo Subianto secara virtual. Dandim 0822 Bondowoso, Letkol Arh Achmad Yani, S.E., M.Han turut hadir bersama Forkopimda, sebagai bentuk dukungan TNI terhadap penguatan ekonomi berbasis desa.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Koperasi ke-78, dengan dihadiri ratusan tokoh penting, termasuk Bupati Bondowoso KH Abdul Hamid Wahid, Wakil Bupati, Kapolres, Kejari, DPRD, dan seluruh unsur pemangku kepentingan koperasi. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa gerakan koperasi ini adalah langkah monumental dan ideologis untuk menempatkan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi bangsa.
Dandim 0822 menyampaikan komitmennya dalam mendukung keberlangsungan koperasi desa melalui peran Babinsa yang akan ikut aktif dalam mengawasi, mengedukasi, serta menjaga stabilitas lingkungan agar koperasi dapat berkembang sehat dan mandiri. “Koperasi harus tumbuh kuat, dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat. Ini perjuangan bersama,” tegas Dandim.
Dalam video conference, Presiden Prabowo menyampaikan arahan penting, menekankan bahwa koperasi bukan hanya alat ekonomi, tapi jalan menuju kedaulatan bangsa. Ia juga meminta Kapolri dan Kejaksaan menindak tegas praktik curang di sektor pangan yang merugikan petani. Presiden menegaskan dana desa sebesar Rp1 miliar per tahun akan diarahkan untuk mendukung koperasi, termasuk infrastruktur dan jaringan distribusinya.
Peluncuran simbolis dan penyerahan SK badan hukum kepada pengurus koperasi menjadi puncak kegiatan yang berlangsung penuh antusiasme. Diharapkan, koperasi-koperasi ini menjadi penggerak utama ekonomi desa, menjawab tantangan ketimpangan serta membuka lapangan kerja produktif berbasis potensi lokal. Kegiatan ditutup dengan penuh semangat optimisme dan dukungan lintas sektor untuk membangun desa yang mandiri secara ekonomi.
(Pendim 0822/Yetno)
0 Komentar