Pena Nusantara | Bondowoso – Kebakaran hebat melanda Desa Kapuran, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso, Jumat malam (18/7/2025) sekitar pukul 23.20 WIB. Dua bangunan usaha warga hangus terbakar, yakni tempat penggorengan tahu milik Ibu Afrida dan Salon Ivon milik Ibu Suhra. Diduga, api berasal dari tungku penggorengan tahu (tomang) yang menyala berlebihan hingga menjalar cepat ke bangunan sekitar.
Menurut laporan resmi yang diterima, Babinsa Koramil 0822/10 Wonosari menjadi garda terdepan dalam respons awal kejadian. Setelah mendapat informasi dari warga, Babinsa segera turun ke lokasi, mengamankan area, dan melakukan koordinasi bersama aparat kepolisian serta pemadam kebakaran. Dua unit mobil damkar pun dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah.
“Begitu api terlihat membesar, Babinsa langsung datang. Beliau ikut bantu warga membawa air dan mengevakuasi barang-barang. Kalau tidak cepat ditangani, mungkin api sudah merembet ke rumah lainnya,” ungkap Amsori (50), saksi mata sekaligus warga RT 3 RW 2 Desa Kapuran.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.10 WIB. Meskipun tidak ada korban jiwa, namun kerugian material sangat besar. Data sementara menunjukkan:
Tempat penggorengan tahu, bahan baku kedelai 2 ton, mesin giling, serta tahu siap jual ludes terbakar, dengan kerugian mencapai ± Rp100 juta.
Salon Ivon dan seluruh peralatannya mengalami kerusakan dengan estimasi kerugian ± Rp25 juta.
Kepala Desa Kapuran, anggota Polsek Wonosari, serta tim dari Pemadam Kebakaran turut hadir mendampingi proses pemadaman. Hingga berita ini ditulis, pihak berwenang masih melakukan investigasi untuk memastikan penyebab utama kebakaran serta mendata total kerugian secara menyeluruh.
Babinsa Koramil 0822/10 Wonosari, yang berada di lokasi, menyampaikan apresiasi atas gotong royong warga dan koordinasi cepat semua unsur. “Ini bukti bahwa TNI selalu hadir bersama rakyat, terutama saat kondisi darurat. Kami bersama warga dan aparat lain langsung bergerak cepat,” ujarnya.
Kebakaran ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap penggunaan api terbuka dalam aktivitas usaha rumah tangga. Pemerintah desa pun berencana mengadakan penyuluhan mitigasi kebakaran rumah dan usaha skala kecil demi mencegah kejadian serupa terulang.
(Pendim 0822/Yetno)
0 Komentar